Ibu Maafkan Aku Tertidur

Friday, May 14th, 2010

disaat ketertidasan zaman dan menyeruaknya rona-rona fajar kehidupan

disaat ratusan pribumi masih saja tertidur, indahnya suatu pengharapan akan mimipi

ibu maafkan aku atas keterbatasan dalam segala kelebihann-ku ini

semoga ibu dapat memaafkan aku

dan sang putra fajar akan bersinar kembali dengan keemasan di ufuk pengharapan

dua tangan bekerja jauh lebih bermakna dari seribu pengharapan doa

14 mei 2010

di pagi hari|07.00

About Me

Here I'll share my knowledge, discovery and experience related to my hobby and work. Most articles on this site are related to my travelling experiences More

Want to subscribe?

 Subscribe in a reader Or, subscribe via email:
Enter your email address:  
Memorizing Like an Elephant