Fuel Consumption, Hemat Solar di Dunia Tambang

Wednesday, November 14th, 2012

Pertambangan batubara memiliki peranan yang besar dalam ketahanan energi bangsa. Undang-undang dasar 1945 Pasal 33 ayat 3 menjelaskan “ Bumi dan air dan kekayaan yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat”. Dengan dasar tersebut, eksplorasi dan eksploitasi tambang batubara tidak hanya mengejar untung semata tetapi juga harus memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Penggunaan minyak bumi subsidiary solar cukup significant di dunia tambang. Alat-alat tambang yang berukuran besar seperti loader, hauler, grader dan trailer membutuhkan solar yang tidak sedikit untuk kegiatan pertambangan. Engineer dan teknologi berperan besar untuk memaksimalkan potensi alat berat dan solar agar efektif dan efesien dalam pemakaiannya. Harga solar industri menjadi cerminan bagi industri pertambangan dalam memaksimalkan efektifitas dan efesiensi pemakaian solar.

Evidence pengisian solar untuk riset

 Tabel hasil riset fuel consumption sample unit EH3500 & 789C

Fuel consumption adalah salah satu metode riset yang digunakan untuk mengetahui seberapa besar jumlah solar yang digunakan untuk jarak dan waktu yang sama. Teknologi dispatch dengan sistem GPS juga berperan besar dalam efesiensi dan efektifitas bahan bakar solar. Formulasi-formulasi kebijakan internal tersebut memberikan kontribusi yang positif bagi perusahaan serta nilai tawar terhadap penggunaan alat berat terkait pemakaian solar yang lebih berwawasan lingkungan.

Kesepahaman dalam menciptakan lingkungan yang bersih tidak hanya menjadi tugas pemerintah dan perusahaan saja. Inovasi-inovasi dan continuous improvement dari seorang engineer  diharapkan memberikan kontribusi nyata  untuk memaksilmalkan potensi sumber daya alam demi kemakmuran bangsa dan negara. Indonesia, Bisa!

short link : http://bit.ly/Energi4

 @arishms

Hasil riset penulis dan teman-teman GPP XI sewaktu bekerja di salah satu kontraktor pertambangan

area Kalimantan Selatan

—————————————————————————————————

Pertamina Blogger Contest Sobat Bumi

Majulah Pertambangan Demi Pembangunan

Petisi Blok Mahakam

Thursday, October 18th, 2012

Kepada Yth.
Presiden Republik Indonesia
Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia
Petisi: Blok Mahakam untuk Rakyat

Blok Mahakam merupakan salah satu ladang gas terbesar di Indonesia dengan rata-rata produksi sekitar 2.200 juta kaki kubik per hari (MMSCFD). Cadangan blok ini sekitar 27 triliun cubic feet (tcf). Sejak 1970 hingga 2011, sekitar 50% (13,5 tcf) cadangan telah dieksploitasi, dengan pendapatan kotor sekitar US$ 100 miliar. Cadangan yang tersisa saat ini sekitar 12,5 tcf, dengan harga gas yang terus naik, blok Mahakam berpotensi pendapatan kotor US$ 187 miliar (12,5 x 1012 x 1000 Btu x $15/106 Btu) atau sekitar Rp 1700 triliun!

Kontrak Kerja Sama (KKS) Blok Mahakam ditandatangani oleh pemerintah dengan Total E&P Indonesie dan Inpex Corporation (Jepang) pada 31 Maret 1967, beberapa minggu setelah Soeharto dilantik menjadi Presiden RI ke-2. Kontrak berlaku selama 30 tahun hingga 31 Maret 1997. Namun beberapa bulan sebelum Soeharto lengser, kontrak Mahakam telah diperpanjang selama 20 tahun, sehingga kontrak akan berakhir pada 31 Maret 2017.

Karena besarnya cadangan tersisa, pihak asing telah kembali mengajukan perpanjangan kontrak. Disamping permintaan oleh manajemen Total, PM Prancis Francois Fillon pun telah meminta perpanjangan kontrak Mahakam saat berkunjung ke Jakarta Juli 2011. Disamping itu Menteri Perdagangan Luar Negeri Prancis Nicole Bricq kembali meminta perpanjangan kontrak saat kunjungan Jero Wacik di Paris, 23 Juli 2012. Hal yang sama disampaikan oleh CEO Inpex Toshiaki Kitamura saat bertemu Wakil Presiden Boediono dan Presiden SBY pada 14 September 2012.

Padahal sesuai UU Migas No.22/2001, jika kontrak migas berakhir, pengelolaan seharusnya diserahkan kepada BUMN. Apalagi hal ini sesuai amanat konstitusi dan kepentingan strategis nasional. Pertamina pun telah menyatakan keinginan dan kesanggupan mengelola blok Mahakam berkali-kali sejak 2008 hingga sekarang. Namun, Kepala BP Migas R.Priyono (7/2012), Wamen ESDM Profesor Rudi Rubiandini (13/9/2012) dan Menteri ESDM (11/10/2012) tampaknya memilih untuk mendukung Total tetap menjadi operator Blok Mahakam. Hal ini dapat dianggap bentuk penghianatan terhadap amanat Pasal 33 UUD 1945 karena cenderung memperkokoh penjajahan asing terhadap bumi pertiwi Indonesia.

Tuntutan

Agar kemandirian dan ketahanan energi nasional dapat dicapai, dan sesuai dengan amanat UUD 1945 yang harus tetap dipertahankan, IRESS bersama-sama Rakyat Indonesia menuntut agar Pemerintah:

Memutuskan status kontrak blok Mahakam melalui penerbitan Peraturan Pemerintah atau Keputusan Menteri secara terbuka paling lambat 31 Desember 2012;
Menunjuk dan mendukung penuh Pertamina sebagai operator blok Mahakam sejak April 2017;
Menolak berbagai upaya dan tekanan pihak asing, termasuk tawaran kerjasama ekonomi, beasiswa dan komitmen investasi migas guna memperoleh perpanjangan kontrak;
Manjamin pemilikan 10% saham blok Mahakam oleh BUMD (Pemprov Kaltim dan Pemkab Kutai Kartanegara) yang pelaksanaannya dikordinasikan dan dijamin oleh Pusat bersama Pertamina, tanpa partisipasi atau kerjasama dengan swasta;
Meminta kepada Total dan Inpex untuk memberikan sejumlah saham blok Mahakam kepada Pertamina sejak Januari 2013 hingga 2017, dengan kompensasi (bagi Total dan Inpex) pemilikan saham blok Mahakam dalam jumlah yang sebanding, sejak 2017 hingga 2037;
Membebaskan keputusan kontrak Blok Mahakam dari perburuan rente dan upaya meraih dukungan politik dan logistik, guna memenangkan Pemilu/Pilpres 2014;
Mengikis habis pejabat-pejabat pemerintah yang telah menjadi kaki-tangan asing dengan berbagai cara antara lain yang dengan sengaja atau tidak sengaja atau secara langsung atau tidak langsung telah memanipulasi informasi, melakukan kebohongan publik, melecehkan kemampuan SDM dan perusahaan negara dan merendahkan martabat bangsa;
Mendorong KPK untuk terlibat aktif mengawasi proses penyelesaian status kontrak blok Mahakam secara menyeluruh, termasuk kontrak-kontrak sumber daya alam lainnya.

Setiap upaya yang dilakukan untuk membatasi dan menghilangkan hak Pertamina merupakan penghianatan terhadap konstitusi, melecehkan hak rakyat dan mengabaikan tuntutan reformasi berupa pemerintahan yang bebas KKN. Segenap komponen bangsa dan seluruh rakyat Indonesia diminta untuk mendukung dan bergabung dalam gerakan ini guna tercapainya seluruh tuntutan dalam petisi.

Jakarta 10 Oktober 2012

link vote : http://satunegeri.com/dukung-petisi-blok-mahakam

TIPS MEMILIH POM BENSIN DAN MENGISI BENSIN YANG BENAR

Thursday, September 27th, 2012

TIPS MEMILIH POM BENSIN DAN MENGISI BENSIN YANG BENAR.
Berikut ini saya berikan tips buat isi di Pom Bensin yang bagus:

1. LEBIH BAIK ISI DI POM BENSIN PERTAMINA KODE 31 atau (Angka Kedua 1)
Tiap pom bensin memiliki kode depan masing-masing..dimana anda bisa mengetahuinya ?
Berikut ini saya berikan tips buat isi di Pom Bensin yang bagus:

Pernah memperhatikan plang nama besar saat menuju ke SPBU? Di wilayah Jakarta dan sekitarnya tertera huruf 31.XXXXX atau 34.XXXXX. itu bukan kode buntut. Huruf awal pertama menandakan kode wilayah . Sedang angka kedua mengandung arti kepemilikan.

Kepala 3 berarti SPBU berdomisili di Jakarta Jawa Barat, Banten dan sekitarnya. Kalo kepala 5 kayaknya Surabaya.
Digit kedua, jika angka 1 berarti kepemilikan Pertamina sendiri. Sedangkan angka 4 berarti kepemilikan swasta atau dealer..jadi yang penting angka keduanya 1 gak masalah berapapun angka pertamanya karena itu kode wilayah .

Karena, sebenarnya ada tiga kategori SPBU. Pertama COCO alias corporate owner corporate operate, CODO yakni corporate owner dealer operate. Terakhir DODO, dealer owner dealer operate. Ini berdasar pada situs spbu.pertamina.com

Karena dikendalikan oleh pertamina, maka kualitas SPBU model COCO dan CODO diyakini lebih baik dibanding DODO. Tanpa bermaksud menyamaratakan, di sisi bisnis bisa dimengerti, karena ingin cepat balik modal, pengusaha jadi berlaku curang. kalo saya sih nyaranin ngisi bensin sebaiknya di SPBU yang milik Pertamina (angka keduanya 1) karena quality control-nya cukup bagus..
saya denger2 juga dari supir taksi dan orang2 yang telah pengalaman ngecek pas ngisi bensin katanya yang kode 31 (Angka Kedua 1)takarannya sesuai sedangkan yang 34 agak berbeda meskipun punya tanda “PASTI PAS”.
Menurut banyak orang juga kode pertamina 31 (Angka Kedua 1)ternyata paling baik(kualitas bensin) dibanding denanda yang kode 34.

cara buktiinya:

coba bagi anda yang menggunakan mobil/ motor matic, pastinya akan terasa tarikan mobilnya .jika mengisi bensin di pertamina dengan tanda kode 31 (Angka Kedua 1)akan terasa tarikan mobilnya lebih kencang dan tidak terlalu kotor dibanding dengan tanda pom dengan tanda kode lainnya

Coba anda bandingkan jumlah mobil/ motor yang ngisi bensin di pom bensin tersebut,,,di pom bensin kode 31(Angka Kedua 1) pasti sangat ramai sedangkan yang kode 34 agak cenderung sepi..ini udah saya buktikan sendiri.

Coba anda ngisi 1 Liter bensin di Pom bensin 31 (Angka Kedua 1)dan pom bensin 34..bandingkan aja dari sisi kualitas (mesin lebih enak) maupun kuantitasnya (yang mana yang lebih cepat habis)..

coba anda tanya sama supir angkot atau supir taksi dimana pom bensin yang bagus, pasti sebagian besar mereka jawab di pom bensin 31 (Angka Kedua 1)karena mereka juga banyak ngisi di pom bensin 31
Kalo gak percaya bisa dibuktikan sendiri anda…tapi gak semua 34 juga yang kaya begitu

2. TIAP ISI BENSIN MINTA KEPADA PETUGASNYA TUAS HANDLE SELANG JANGAN DITEKAN TAPI DILEPAS AJA WAKTU DITARUH DI TANGKI KITA
Pernah gak anda sewaktu ngisi bensin, tuasa handle ditekan2 begitu sama petugasnya? pasti pernah lah nemuinnya…kenapa begitu? karena banyak oknum yang nakal denanda cara memainkan takaran bensin dengan tanda cara seperti itu sehingga jumlah bensin yang kita isi lebih sedikit dari apa yang seharusnya..
Pengalaman saya ngisi di pom bensin kode 31 (Angka Kedua 1), petugas gak pernah menekan-nekan tuas handle selang sewaktu mengisi sedangkan di kode 34 liat aja deh…kalo anda sewaktu ngisi bensin digituin, petugasnya ditegur aja..

3.ISILAH BENSIN WAKTU HARI MASIH PAGI KETIKA TEMPERATUR TANAH MASIH DINGIN
Ingat bahwa semua SPBU mempunyai tanki penyimpanan di bawah tanah.Semakin dingin tanahnya maka semakin padat/kental bahan bakarnya. Jika temperatur mulai panas/hangat, maka bahan bakarnya akan mengembang.

Jadi jika membeli bahan bakar pada siang hari atau petang hari..sebenarnya bahan bakar yang diisikan ke dalam tanki kendaraan anda jelas lebih sedikit dibanding jumlah liter yang anda beli.Dalam bisnis perminyakan, gravity yang spesifik dan temperatur bensin, diesel dan bahan bakar pesawat jet, ethanol dan produk minyak lainnya punya peranan penting. Kenaikan 1 derajat merupakan hal yang sangat berpengaruh dalam business ini. Tetapi SPBU tidak memberikan anda rugi/kompensasi karena temperatur

4.ISI BENSIN SAAT TANKI KENDARAAN ANDA MASIH SETENGAH PENUH.

Alasannya adalah semakin banyak bahan bakar yang ada di tanki kendaraan, maka semakin sedikit udara yang ada di bagian tanki yang kosong. Bensin menguap lebih cepat dari pada yang bisa kita bayangkan. Dalam bisnis perminyakan biasanya tanki penyimpanan bensin mempunyai apa yang kita sebut atap yang mengapung (floating roof) yang berfungsi sebagai clearance zero antara bensin dan atmosfer sehingga penguapannya bisa dikurangi.,tetapi hal itu tidak terdapat di SPBU.

5.JANGAN ISI BENSIN JIKA ADA TRUK BAHAN BAKAR SEDANG MENGISI TANKI PENYIMPANAN
Hampir pasti bensin/solar akan teraduk saat bahan bakar dipompakan dari truck ke tanki penyimpanan SPBU, dan kemungkinannya akan ada kotoran di dasar tanki penyimpanan yang teraduk naik dan terikut masuk ke tanki kendaraan anda.

Source Link  : Facebook

 

Surat Cinta Pertamina

Thursday, July 7th, 2011

Seperti biasa, ane pantengin kaskus buat nyari-nyari job. Emang kocak-kocak deh anak2 kaskus kalo udah kasih koment. Ane kasih sampel dari trit

All About MT PERTAMINA & PERTAMINA EP – Part 2

Di trit sono agan-agan kaskus, termasuk gw, pada ngumpul  harap-harap cemas buat nungguin surat cinta dari Pertamina. BUMN ini cukup diminati para pencari lowongan kerja, mengingat slogannya “PASTI PAS”  pas dikantong, pas di mata calon mertua. ane tampilin nih beberapa koment yang kocak-kocak

Komentar agan desert_fox:

pertamina
apa lagi yang musti aku lakukan untuk mendapatkan cintamu ?

Komentar Posted by uniyuniView Post

kriteria yg paling penting untuk jodoh si minah: SABAR menghadapi dia yang moody-an
Komentar Posted by kostijo030View Post
Amiin..
kalo dari cerita pas abis medcheck 9 juni lalu..ane: pak, kira2 pengumuman akhir/surat panggilan kapan ya dikirim ke kita?
HR : paling cepat 2 minggu setelah Medcheck, paling telat 1 bulan akan dikabari, soalnya kita nungguin hasil (BPA) dari daerah lain juga..”
ane: terus pendidikan nya dimana..(pede banget kaya udah lulus aja )
HR : saya masih belum pasti, soalnya taun ini ada kurikulum baru, dan taun ini rekrut lebih banyak dari taun kemarin, so kemingkinan kalian pendidikan di Palembang kalo PLC penuh (BPS & EP)..(CMIIW)sekian…ane tetep positif thingking aja gan, tanggal 9 juli besok tepat sebulan setelah medcheck. mudah2an minggu ini ada kejelasan..
soal pendidikan terserah dimana, yang penting surat cinta nyampe dulu 

Hahaha, banyak banget yang pengen masuk Pertamina, tapi menurut ane, sistem penerimaannya ga professional banget dah. Seharusnya perusahaan segede itu punya jadwal jelas dan sistem yang terpadu. Jadi misalnya ane nih
– Kelengkapan berkas di kampus itu = Awal-awal bulan Mei
– Tes Psikologi = 14-15 Mei 2011 di ITB
– Wawancara User dan HR = 15 Juni 2011
– Medcheck (kalo lulus) = ane asumsi 15 July 2011 (soalny kata si minah, jika dalam sebulan ga dapet surat cinta berarti anda tidak lulus)

Jadi kita cuma harap-harap cemas nunggu email yang random sampenya, semoga aja ga masuk spam. Hampir semua perusahaan gede memperlakukan calon pegawai kayak gitu, tanpa ada kejelasan yang pasti!

Satu-satunya BUMN yang bikin ane salut yaitu PT Brantas Abipraya
step 2 (akademik dan english) sampe step v (medcheck) betul-betul jelas mekanisme dan jadwalnya. Jika lulus medcheck, 2 minggu lagi bakal pengumuman. Mantap (sayang ane kagak ikutan step 2 nya hehehe)

 

 

telat 3 bulan dah kayaknya

About Me

Here I'll share my knowledge, discovery and experience related to my hobby and work. Most articles on this site are related to my travelling experiences More

Want to subscribe?

 Subscribe in a reader Or, subscribe via email:
Enter your email address:  
Memorizing Like an Elephant