[Day 2] OSD Mania Goyang Singapura

Monday, October 29th, 2012

previous : http://arishms.com/2012/10/day-2-meet-the-great-romy/

 

Day 2| 22 Oktober 2012 | Singapura

Setelah berpisah dengan Kuya Romy, lanjut jalan kaki menuju marina bay via boat quay. Disini bakal banyak foto-foto saya, semoga pembaca tetap dalam keadaan sadar.

Singapura River memiliki gambaran sejarah tersendiri, di setiap spot-spot tertentu ada monumen dan penjelasan sejarah. Sangat jauh berbeda dengan Indonesia. Meskipun sungainya kotor karna warnya coklat akibat lumpur, selalu ada kapal pembersih sampah yang senantisa  membersihkan sungai ini.

Cavenagh Bridge

Cavenagh Bridge merupakan jembatan tertua di Singapura yang mulai dibuka untuk umum pada tahun 1870. Bagusnya, jembatan ini masih mempertahankan bentuk aslinya sejak pertama kali dibangun. Dulunya jembatan ini merupakan road bridge yang bernama Edinburgh Bridge (untuk memperingati kunjungan Duke of Edinburgh ke Singapura). Namanya diganti menjadi Cavenagh Bridge untuk menghormati Mayor Jenderal William Orfeur Cavenagh, Gubernur Singapura yang memerintah pada tahun 1859 sampai dengan 1867. Jembatan ini membentang di atas Sungai Singapura dengan panjang 79.25 m dan lebar 9,45 meter. Karena sempitnya jembatan dan semakin ramainya lalu lintas, sejak tahun 1910, Cavenagh Bridge berubah status menjadi pedestrian bridge. sejak saat itu, semua jenis kendaraan, kereta ataupun kuda dilarang melewati jembatan ini.
Saya lupa ini patung diatas tentang apa, mungkin terkait perdagangan. letaknya satu sisi sungai dengan patung Sir Thomas Stamfor Raffles. Saya tawar dua tetep kekeuh di empat. Dasar patung!!!
Patung Sir Stamford Raffles oleh Thomas Woolner di Singapura
Sir Thomas Stamford Bingley Raffles (lahir di Jamaica, 6 Juli 1781 – meninggal di London, Inggris, 5 Juli 1826 pada umur 44 tahun) adalahGubernur-Jenderal Hindia-Belanda yang terbesar. Ia adalah seorang warganegara Inggris. Ia dikatakan juga pendiri kota dan negara kotaSingapura. Ia salah seorang Inggris yang paling dikenal sebagai yang menciptakan kerajaan terbesar di dunia [Wikipedia]
Wisata Gratis yang sangat bikin betah, tempatnya bersih dan tertata rapi. Banyak student trip di tempat historical ini. Lalu kita melanjutkan perjalanan ke daerah Merlion, Marina Bays, tinggal jalan dari Singapur River. Wisata yang sudah terintegrasi dengan baik.
@arishms |  @alventurous
persis di belakang  foto kita, trip hari pertama , Singapura kecil ya hihihi
next : http://arishms.com/2012/10/day-2-halal/

[Day 1] Maybe Cane & River City Inn Hostel

Sunday, October 28th, 2012

previous : http://arishms.com/2012/10/day-1-meet-and-greet-kuya-06-singapur/

Tanpa sengaja kita ketemu Zia di salah satu statsiun MRT, jangan nanya stasiunnya deh, saya persis lupa. Nama-nama stasiun maupun tempat di Singapura termasuk yang agar sukar diinget, bahkan saya suka menyebutnya sambil berjalan agar ingat dan serasa aneh bagi travelmate saya, @alventurous. Kita adain reunian salah satu restoran  india. Ada 9 orang yang hadir di situ 8 kuya : Gw, Anggi, Zia, Daniel, Cio,  Alan, Alver, Romy + 1 alumnus s2. Suasana yang seru ditambah makanan india yang super lezat. Ga salah Daniel mesanin kita roti prata + tambahan udang dan daging sebagai added menu. Eh, gw review makanan dulu nih , secara food hunter.  Secara tampilan sih ga beda jauh sama roti canai tapi di menu tulisannya  Prata, pakai kari aja udah lezaaat apalagi makannya pake udang apa daging segala —> SGD 13,2 ( prata + tea tarik +all menu share ). Foto nemu di google –>

Pertanyaan yang sering muncul sama mereka-mereka ini terutama juragan alan ” gimana ris, tertarik kerja di Singapura “. Sebenarnya saya ga mau bahas tentang kerja saat backpakeran tapi kalau boleh jujur saya interest kerja di Singapura : Gaji, Experience dan Sistem yang menjadi tolak ukurnya. Setelah kita reunian kecil, sekitar jam 9an kita berpisah mengingat mereka akan berkerja keesokan harinya. Pulang ke hostel bareng Anggi, Alan dan Cio. Apartemen mereka tidak terlalu jauh dari hostel kami. Hal yang menarik untuk bisa berjalan kaki di Singapura meskipun itu sudah larut malam. Akward momentnya saat lo ngeliat orang lagi lari malem harinya. Yaa, untuk sehat lo ga perlu mikirin opini orang lain!!!

Hampir saja Alan ga balik ke apartemennya habis hostel visit, doi ga nyangka kita bakal satu kamar dengan bule-bule cakep. Bayangin gw tidur dengan pemandangan cewek jepang di depannya hahaha

Very nice hostel http://www.rivercityinn.com/

foto depan hostel

Sarapan pagi yang super lezat kalau kata gw, lo berhak dapat roti + minuman+ pisang. Selai rotinya super enak loh!!! Secara umum suasananya hommy banget tempat tidur tingkat, ada ruang tv, free internet/ wifi access , share kamar mandi. Kunci loker berfungsi sebagai kunci magnetik jika lo pulangnya malem.

Lo bakal bareng dengan orang-orang asing kayak foto diatas (foto nemu di situsnya river city inn hotel ), jadi bisa bersikap sewajarnya aja. Pengalaman unik tinggal di hostel ini : karna tinggalnya ramean , suka susah tidur kalau ada yang ngorok atau misalnya mendadak kebelet pas toiletnya lagi penuh hihihi

selamat mencoba

Note :

– River City Inn sangat dekat dengan Marina Bay, Jadi ekonomis buat jalan.

– Bawa selalu pasport anda!

day 2 : http://arishms.com/2012/10/day-2-meet-the-great-romy/

@arishms |  @alventurous

Singapura | 21 Oktober 2012

About Me

Here I'll share my knowledge, discovery and experience related to my hobby and work. Most articles on this site are related to my travelling experiences More

Want to subscribe?

 Subscribe in a reader Or, subscribe via email:
Enter your email address:  
Memorizing Like an Elephant