OSKM ITU PMB

Written on July 8, 2008 – 1:54 pm | by aris rinaldi | tags , , , , |

OSKM 2002 dinyatakan LEGAL oleh pihak rektorat. Panitia swasta ditiadakan. Metode kekerasan dianggap sudah tidak relevan lagi, sehingga diganti dengan metode disiplin.
(Buku Sakti OSKM 06)


Itulah sepenggal cerita sejarah OSKM ITB yang ternafikkan oleh keadaan. Pada saat itu rektor ITB masih dijabat oleh Pak Kusmayanto Kadiman. Sampai saat OSKM 2004 terjadi, mungkin dari sinilah awal mula pelarangan OSKM itu sendiri. Pada saat itu bebarapa orang membawa keranda mayat dan poster-poster yang berisikan tulisan kata-kata yang melukiskan keaadan ITB yang cukup memprihatinkan baik secara lembaga kependidikan maupun organisasi kemahasiswaan. Peristiwa itu berlanjut hingga pembakaran jaket almamater dan keranda mayat persis di depan rektor ITB saat itu yang masih dipegang oleh pak Kusmayanto.

Mungkin peristiwa inilah yang membuat ketakutan yang mendalam terhadap pelaksanaan OSKM ke depannya. Ternyata hal itu memang berimbas tehadap OSKM 2005 dan 2006. Pada saat ini rektor ITB adalah Pak Djoko Santoso. Bahkan pada tahun 2006 pihak rektorat mengancam DO bagi siapa saja yang ikut terlibat dalam kegiatan OSKM. Hal ini yang membuat mahasiswa baru pada saat itu dilematis terhadap kegiatan OSKM itu sendiri. Begitu masuk ITB sudah dihadapkan pada pilihan DO dari jalur non akademik. Sungguh hal yang luar biasa bagi anak ayam yang dilepas induknya untuk mencari ilmu di negeri orang. Pantaskah pendidikan mengkader pendidikan lain? ,Mungkin itu pemikiran sebagian orang yang anonim sajalah sebutnya terhadap kondisi saat itu. Paradigma berpikirlah yang berperan dalam penilaian suatu permasalahan yang ada. Ketika kita dihadapkan pada permasalahan yang sama namun berbeda pemahaman dalam menilai permasalahan itu walaupun pada akhirnya hanya ada satu tujuan. Itulah PMB ’07.

Sejarah haruslah menjadi pertimbangan akan keadaan di masa yang akan datang. PMB’08 sudah di depan mata. Mungkin beda label atau sejenisnya tapi tetap saja acara itu melibatkan mahasiswa baru. Isu yang dibawa pada PMB kali ini adalah sosial demokrasi kerakyatan (red: katanya ketuanya anak PSIK). Beberapa kegiatan pra PMB sudah jalan seperti pemilhan danlap, diklat-diklat terhadap pendidik, pematangan materi. Mungkin itu semua masih jauh dari kesan sempurna, Misalkan saja peran dan posisi OHU itu sendiri. Jikapun memang bagian dari koordinasi yang tak terpisahkan dari PMB tentu itu harus diberi porsi tersendiri karna itu menyangkut keberlangsungan unit-unit yang ada di ITB. Janganlah demi kepentingan sebagian pihak kepentingan yang lebih besar dikorbankan. Untuk itu perlu adanya keterlibatan elemen-elemen kampus baik secara langsung maupun tidak langsung yang disesuaikan dengan peran dan posisinya sebagai manusia pembelajar.

Integritas adalah dimensi terakhir dari seorang manusia pembelajar yaitu kesesuaian antara kata, hati dan laku. Tanpa integritas, segala semangat dan pemikiran mengenai idealisme, tujuan hidup dan sebagainya hanya akan menjadi sampah dan penyakit yang menggerogoti kemuliannya. Hidup bukan hanya perbuatan semata melainkan realisasi dari setiap perkataan.

Jangan tanyakan apa yang telah, negara berikan kepadamu.

Tapi tanyakan apa yang telah, kau sumbangkan kepada bangsamu.

Divisi Kemahasiswaan Internal
Depatermen Hubungan luar HMS ITB
Digunakan seperlunya

 

Related Posts

Put your related posts code here

  1. No Responses to “OSKM ITU PMB”

  2. By aul on Jul 23, 2008 | Reply

    ehehe, emang kenapa kalo anak PSIK?
    ada yang salah kalo ketuanya anak PSIK?

    “Janganlah demi kepentingan sebagian pihak kepentingan yang lebih besar dikorbankan”

    maksudnya apa nih? kepentingan yang mana?

    Kita bertanya:
    Kenapa maksud baik tidak selalu berguna.
    Kenapa maksud baik dan maksud baik bisa berlaga.
    Orang berkata “Kami ada maksud baik”
    Dan kita bertanya:”Maksud baik untuk siapa?”
    *kutipan ‘sajak pertemuan mahasiswa’-w.s rendra

    -ketuaINKM08nih-

  3. By aris rinaldi on Jul 26, 2008 | Reply

    ngga ada yang salah dengan anak PSIK…
    saya dulu sempat masuk , malah milad PSIK yang di cc barat saya ikut .

    maksud pernyataan saya ya jelas
    kepentingan himpunan dan unit berbeda
    seharusnya diberi porsi yang berbeda pula
    saya rasa tulisan itu tidak ada yang salah

    kalo masalah kepentingan itu, tak perlu anda tanyakan kepada saya,
    kan ketuanya itu anda
    seharusnya anda yang menjelaskan kepada saya…
    benar tidak?
    kalo memang tidak ada ya,monggo…

    kalo dianggap kritik silahkan
    masukan juga boleh
    ngga ada yang salah kan ?

    trims

Post a Comment

About Me

Here I'll share my knowledge, discovery and experience related to my hobby and work. Most articles on this site are related to my travelling experiences More

Want to subscribe?

 Subscribe in a reader Or, subscribe via email:
Enter your email address:  
Memorizing Like an Elephant