[Grand Prix Weekend Trip] Naik Haji Di Nasional Museum Singapore

Saturday, November 2nd, 2013

21 September 2013

Naik Haji? Mungkin sepertinya begitu, setelah  pusing-pusing di kawasan China Town, kita melanjutkan perjalanan ke Nasional Museum Singapura dengan menggunakan bus. Museum ini menceritakan semua tentang Singapura, mulai dari zaman prasejarah hingga masa kini dalam versi 3D, seru bukan? Yup sangat seru. Harga tiket untuk foreign visitor adalah 10Sgd.

IMG_4412

Jangan diliat lama-lama, ntar naksir

IMG_4413

serasa rombongan umroh

IMG_0443

tampak luar national museum singapura

IMG_0454

foto bareng paduka yang mulia “you know who”

IMG_0448

ini salah satu koleksi museum, yang berbau india

IMG_0459

ternyata nenek moyang saya orang singapura, mirip kan?

IMG_0467

tempat ini sangat worth it untuk dikunjungi. spare waktumu satu hari ya

kalau setengah hari sepertinya cukup rugi, mengingat koleksi museum yang cukup lengkap dan…

…sangat sayang untuk dilewatkan begitu saja

happy hopping trip ya ^^

@arishms

previous | next

[Grand Prix Weekend Trip] Mooncake Festival

Tuesday, October 15th, 2013

21 September 2013

Kami melanjutkan perjalananan menuju China Town, untuk menyaksikan semaraknya Festival Mooncake di Singapura. Festival ini digelar pada tanggal 15 bulan kedelapan dalam kalender Cina, saat bulan purnama, yang pada tahun 2013 jatuh di akhir September atau awal Oktober dalam kalender Gregorian. Festival Kue Bulan juga dikenal dengan Festival Musim Gugur.

IMG_0431

IMG_0436

IMG_4392

IMG_4396

IMG_4398

Parecia serviços el grande turístico, Eu sempre ouvir a música Balada – Gustavo Lima

Previous | Next

[Grand Prix Weekend Trip] Kampung Arab

Sunday, October 13th, 2013

21 September 2013

Trip kali ini bisa disebut dengan flashpacker karna waktu efektif buat ngetrip hanya 1 hari di tanggal 22 sept 2013. Sehabis meet and greet dengan romi, kita lanjut ke Bugis Junction untuk makan siang bareng dengan teman sipil sekaligus tour guide kita buat keliling,  @anggiphilia. Mencari makanan halal di Singapura termasuk cukup sulit variasinya kamu cari masakan india atau padang saja. Seleseai mengisi perut langsung menuju lokasi Kampung Arab cukup dekat dengan Bugis. Dapat ditempuh dengan berjalan kaki, kurang lebih 10 menit.

Kampung Arab/Arab Street/ Kampung Glam dalah pusat masyarakat Muslim dimana dahulu menjadi tempat penjualan utama dari tutup kepala laki-laki Muslim (songkok), kitab suci Al’Quran, sajadah dan tekstil. Saat ini, kebanggaan utama dari Kampong Glam dan Arab Street adalah tekstil. Bal-bal kain sifon, sutra, katun georgette dan kain mewah lainnya memenuhi trotoar, dalam corak warna bagai pelangi. Di daerah ini terdapat masjid yang cukup indah yaitu Masjid Sultan dan daerah ini juga menjadi kawasan Melayu Heritages Centre.

IMG_0415

lagi nyamar jadi turis

IMG_0421

Masjis Sultan adalah Masjid yang memiliki nilai historical cukup tinggi di Singapura, menjadi saksi keberadaan pendatang Arab/Timur Tengah di negeri multi cultural ini.

IMG_4364

IMG_0425

IMG_4363

IMG_4371

Kampung Arab @arishms, @ekajuniawan_ @anggiphilia

IMG_4380

Bukankah cinta itu fotogenic?

Jangan Lupa Makan Siang ya!

IMG_0413

Previous | Next

[Day 3] Take Off Singapura

Thursday, November 1st, 2012

previous : http://arishms.com/2012/10/day-3-nyasar-di-little-india/

Day 3 | 23 Oktober 2012 | Singapura

Setelah mendapatkan henna paste (typo hanna artikel sebelumnya), kita  lanjut ke Bugis Junction. Bugis Junction merupakan salah satu tempat shopping integrated  di Singapura. Namanya familiar bagi orang Indonesia, Bugis adalah salah satu suku bangsa Indonesia, tepatnya di Sulawesi. Suku Bugis terkenal sebagai suku yang gemar melaut, mungkin dulunya daerah ini merupakan daerah yang ramai dikunjungi Suku Bugis.

Tujuan kita ke tempat ini adalah bertemu dengan Yohan, teman lamanya Alver, sekaligus nyari DVD buat oleh-oleh (konon beli dvd asli di Singapura itu murah-murah) .  Karna sudah laper kita memutuskan makan siang di sini : Itacho Sushi. Harga sushinya avariatif mulai dari SGD 0,4 hingga puluhan dollar Singapura. Kita makan disini karna rekomendasi Anggi, setelah duduk-duduk liat menu ternyata tempat makan ini mengandung PORK!!!

Hmmm, gw memutuskan makan sake don aja + 2 sushi salmon bakar. Rasa salmonnya epic banget dah, segernya ga ketolongan. Pas itu salmon masuk mulut lo, sumpah lezaaat!!! Apalagi ternyata ga makan gratiss disini, efek travelmate yang pms kayanya muahahahaha

Setelah makan, kita keliling-keliling nyari toko dvd yang ternyata letaknya udah pindah, lumayan masih pindah lantai, hampir sejam juga T.T. Ketemu Yohan di toko dvd, menuju MRT to Changi Airport. Yohan adalah teman masa kecil Alver, sedari junior high school dia sudah menuntut ilmu di negeri Singa dan gelar Bachelor Sistem Informasinya pun di dapat di National Univercity of Singapura. Hampir 9 tahun lebih Yohan tinggal di negeri ini sementara keluarga besarnya masih di Jakarta. Banyak hal berubah dari Singapura, terutama sistem transporatasinya. Ask you know, sebenarnya doi pengen banget kuliah di Sipil Engineering. Banyak hal yang didiskusikan sembari perjalanan ke Changi.

Social Engineering, ini belum begitu familiar di Indonesia, simplenya gini deh, ada zebra cross di perempatan jalan, fungsinya buat penyeberang kaki dan bagaimana caranya orang bisa yakin dengan sadar bisa nyeberang disitu atau ketika lo harus belok kiri, lampu sign kiri juga harus nyala tanpa harus diklakson orang. Sekalinya budaya telah menjadi kebiasaan itu akan sangat sulit untuk dirubah . Bukannya kita harus membiasakan kebenaran bukan membenarkan kebiasaan?

Changi,  kita menemani Yohan makan di thaiexpress. Pertama kalinya masuk resto bernuasa thai, makanannya kurang familiar tapi termasuk super enak. Banyangin aja gambar diatas, singkong yang direbus super lembut, rasanya manis, dikasih cairan santan, kok bisa enak ya?. Chiang Mai Mango Blend, smooth and creamy mango blend hihihi . Terima Kasih Yohan & Goodbye Singapura .

Tips :

– Kartu EZ link bisa dijadikan marchendise, masa berlaku 5 tahun

– Bawa duit SGD 150 cukup buat 3 hari, masih ada sisa SGD 30-an

– Oleh-oleh umumnya coklat, gantungan kunci atau yang ada simbol singapuranya

next : http://arishms.com/2012/11/day-3-welcome-malaysia/

@arishms |  @alventurous

 

[Day 2] Ulang Tahun ala Negeri Singa

Wednesday, October 31st, 2012

sebelumnya : http://arishms.com/2012/10/day-2-ada-mata-mata-di-sentosa-islands/

Day 2| 22 Oktober 2012 | Singapura

Ga kerasa udah mau jam 5-an sore, kita keluar dari Sentosa Island via Sentosa Express. Menikmati sunset di pinggiran Vivo City dengan lalu lalangnya gantole  serta tak lupa curhatan dari travelmate @alventurous. Itu sesi pribadi, tak akan saya explore lebih jauh disini hihihi

Tanpa sengaja kita ketemuan sama Cio dan Alan di rest room, kita emang janjian ketemuan dan makan malam bareng di Vivo City. Teman masa kecilnya alver juga bakal dateng kemari, saya ceritakan pada sesi selanjutnya saja ^^v. Banyak hal yang kita obrolin disini dan betapa senangnya alver ketemu teman masa kecilnya, saya dapat merasakan kebahagiaan itu. Sementara disamping kiri meja : Saya, Alan, Santus dan Anggi sedang seru-serunya dengan bahasan kehidupan Civil Engineer di Singapura terutama Gaji!!!

Mungkin, banyak orang yang mengidamkan bekerja di Singapura, saya rasa ya, serba professional dan teratur. Untuk ukuran kerja part time di restoran fast food anda bisa dibayar SGD 6-7/ Hour, begitupula kerja membagikan brosur-brosur kurang lebih sama. Kerjaan traffic countingnya anak sipil bisa tembus SGD 12o/ day jauh dengan Indonesia yang 15rebu/jam ( re : biasanya maks 12 jam). Biaya yang paling mahal di Singapura adalah biaya tempat tinggal, kalau makan saya rasa bisa menyesuaikan saja. Jumatan harus pinter-pinter ngatur waktu bos. Kali aja mesjidnya ada di Pulau Batam 🙂

Mendekati jam 22.00 kita memutuskan untuk cabut, ada temen sekantor Alan yang berulang tahun. Jadi ada kejutan dari mereka berupa kue dan saya terpaksa ikut untuk menikmati makan cake gratis. Apartemen mereka tidak terlalu jauh dari hostel kita juga.

Tradisi perayaan ulang tahun di Singapura agak sedikit berbeda, dimana yang berulang tahun akan diberi suprise kue cake even itu seorang cowok. Terharu ga sih cowok dikasih kue cake ?! hahaha.
Hmmm, agak berbeda dengan negara kita, biasanya kalau di Indonesia, orang yang berulang tahun mentraktir bukan ditraktir, apa mungkin gua doang?

selamat ulang tahun engineer , semoga pada sukses di negeri singa

next : http://arishms.com/2012/10/day-3-nyasar-di-little-india/

@arishms |  @alventurous

About Me

Here I'll share my knowledge, discovery and experience related to my hobby and work. Most articles on this site are related to my travelling experiences More

Want to subscribe?

 Subscribe in a reader Or, subscribe via email:
Enter your email address:  
Memorizing Like an Elephant