[Day 4] Pusing-Pusing Kuala Lumpur

Monday, November 5th, 2012

previous : http://arishms.com/2012/11/day-3-kl-sentral-bukit-bintang-rainforest-bed-breakfast/

Day 4 | 24 Oktober 2012 | Malaysia


Seperti biasanya, saya dan Alver tidak bangun terlalu pagi. Setelah bersih-bersih kita turun untuk breakfast. Sesuai dengan nama hotelnya, Rainforest bed and breakfast, sarapan pagi yang disediakan cukup menggiurkan. Pantrynya terintegrasi dengan ruang tv dan internet di lantai bawah. Lumayan minum susu segar + roti bakar. Tersedia juga pisang dan semangka, jika di Indonesia saya jarang melihat breakfast yang ada pisangnya, enelan…

Target kita hari ini adalah belanja di Bukit Bintang, kebetulan Alver mau borong-borong barang di sini ( <–bahasa Malaysia kayak gini ga ya ). Sehabis mendapatkan pakaian di H&M Bukit Bintang kita lalu menuju KL Sentral by monorel. Kita mau beli  tiket KLIA express buat tujuan KLIA besok, antisipasi agar tidak terjebak macet di negeri orang. Harga tiket RM 35 bisa dipakai kapan saja selama 1 tahun, tentunya sekali pakai. Kalau mau lebih murah, bisa saja dengan menggunakan bus.

Lanjut perjalanan menuju KLCC dengan menggunakan monorel. Niatnya mau ke Batu Caves, tapi kawatir ga boleh masuk kesana karna si Alver lagi PMS. Wisata di KLCC kita rasa sudah cukup, banyak hiburan yang bisa didapat disini loh, mau yang bayar ataupun yang gratis. Sesampainya di MRT KLCC, kita lanjut jalan-jalan di Suria KLCC, integrated mall yang cukup luas.

Jika hendak menikmati makan siang, jangan lupa mampir ke little penang kafe. Jalan-jalan tentunya butuh makan dan minuman yang oke dong, anggap saja pelampiasan karna kerja di dalam hutan wkwkwk

Menu yang ditawarkan cukup variatif dan tentunya rasanya lezaat, harga nya juga cocok untuk Backpaker. Total kita makan disini  dengan menu prawn mee + lam mee + ice kacang + chinese tea ice : RM 33,75 ( masih ada bonnya)

Sehabis makan, sekitar pukul 14.xx kita lanjut lagi putar-putar Suria KLCC dan singgah di Petronas Art Galery. Letak di lantai 2 Suria KLCC dengan harga RM 0. Di sini kita bisa menikmati hasil karya para pelukis-pelukis ternama  dan rekam jejak sejarah Malaysia. Putra-putri Malaysia juga sudah ditanamkan jiwa seni sejak dini, saya melihat mereka sedang melukis dengan bimbingan seniman di tempat ini.

Menjelang sore, kita keluar Suria KLCC untuk menikmati pemandangan out door KLCC Park, taman super indah yang ada di tengah bangunan yang megah. Cocok sebagai tempat bermain bagi keluarga dan refreshing bahkan banyak orang yang olahraga lari di taman ini.  Sama seperti di Singapura, mereka tidak peduli orang lalu lalang di tempat ini, yang penting mereka sehat ( <–sulit ditemui di Republik Indonesia).

Kita istirahat di KLCC Park sambil menikmati irama air mancur, pada jam-jam tertentu misal jam 20.00, irama air mancur akan mengikuti lagu yang diputar, pastinya sangat indah untuk dinikmati apalagi gratis buat turis yang tidak menyumbang pajak seperti kami ini!! Disini saya banyak melamun, tertegun tenang sembari menerawang keadaan negara asal saya, sorry ya ver haha

Sekitar pukul 17.xx kita memutuskan menuju bagian depan Petronas untuk mengambil beberapa foto kenangan, lebih baik diambil pada saat malam hari sih, efek lampu-lampu yang ada tentunya akan membuat hasil jepretan semakin oke. Hujan pun turun, lalu kami masuk kembali ke Suria KLCC sembari menuggu hujan reda. Selepas Isya hujan pun reda. tada…

Pukul 20.xx kita memutuskan pulang ke hostel, sembari menuggu hujan tadi saya hanya makan canai saja, lapeer. RM 4 KLCC-Bukit Bintang, tunggu dulu!!! Ada kejadian unik disaat kondisi badan capek pula. Asumsi kita, dengan koin magnet seharga RM 4 kita bisa mencapai Bukit  Bintang tanpa harus merogoh kocek lagi ternyata hampir salah. Kami turun di Dang Wangi  untuk interchange ke Bukit Nanas, ini jarak terdekat ke Bukit Bintang. Jika kami exit disini, ternyata koin kami akan tertelan meskipun saldo kami lebih.

Pikir-pikir, ada 3 opsi : kita exit via Dang Wangi lalu beli koin baru pura-pura ga malu, turun di KL Sentral tetap beli koin dan jarak jauh atau ikutin kata petugas berhenti di Station Mesjid Jamek. Entah mengapa naluri saya mengatakan opsi yang 3. Saya melihat raut wajah letih di muka travelmate saya, disatu sisi saya tidak boleh menunjukkan wajah yang sama.

Naik Monorel di  KLCC- Turun di Dang Wangi- Naik lagi dan turun di Mesjid Jamek – Interchange | Ganti Line turun di Station Hang Tuah-Interchange | Ganti Line turun di Bukit Bintang

Dengan opsi diatas kami tidak perlu membeli koin lagi. Yeahh!!!

Menarik dan melelahkan

Note :

– Mcd nya Malaysia lebih enak dan murah di banding Indonesia, Ga ada jual nasi

– Jika bingung, mending nanya. Mumpung bahasanya Melayu

– Lebih baik bawa payung kali-kali rainy season, bisa minjem di  hostel

– Mandi dengan air panas adalah opsi yang menarik buat backpakeran

next : http://arishms.com/2012/11/day-5-pulang-kampung-nih/

@arishms |  @alventurous

[Day 3] KL Sentral – Bukit Bintang – Rainforest Bed & Breakfast

Saturday, November 3rd, 2012

previous : http://arishms.com/2012/11/day-3-welcome-malaysia/

Day 3 | 23 Oktober 2012 | Malaysia

KL Sentral merupakan pusat moda transporatsi daratnya Malaysia, cukup membingungkan jika kita baru pertama kali ke tempat ini, besar dan intrgrated. Banyak moda yang bisa digunakan untuk mencapai Bukit Bintang, salah satunya monorel. Membeli tiketnya pun ada beberapa alternatif : by counter or by machine ticket dengan bentuk tiket seperti kartu seperti EZ link atau juga koin magnetik. Jalur rute dikelola oleh beberapa provider, harus  cermat juga untuk memilih moda untuk mencapai tujuan.

KL Sentral -Tun Sambathan -Maharajalela – Imbi – Bukit Bintang (RM 2,1 by Monorel)

Kenapa kami memilih Bukit Bintang? Bukit Bintang merupakan daerah yang cukup terkenal di Malaysia terutama untuk belanja, mirip dengan Orchard Singapura. Sesampainya kami di Bukit Bintang, cukup membingungkan untuk mencapai lokasi hostel apalagi tidak bisa menggunakan aplikasi go there, berharap pada google maps dan nanya-nanya sama petugas lokal. Dua kali kita bertanya kepada petugas lokal dan mereka tidak memberikan jawaban yang benar. Masa daerah sendiri aja ga tau sih? haha

Rainforest Bed & Breakfast terletak di jalan mesui, dari kawasan Bukit Bintang tidak jauh. Sekitar 500 meter dengan berjalan kaki untuk mencapainya dari stasiun monorel Bukit Bintang (thx google maps) . Kami lakukan reservasi dan letak kamar  di lantai 4 tanpa lift. Backpaker emang harus kuat pakai kaki 8-.-8.

Setelah bersih-bersih, kami keluar untuk mencari makanan. Over all, Malaysia banyak makanan halalnya so jangan takut. Masuk restoran india yang ngejual makanan melayu, india dan thai. Prawn kwetiau + tea tarik : + RM 12. Kita tidak langsung tidur, fasilitas wifi gratis balkon lantai 2, dapat dimanfaatkan untuk sekedar menyapa teman dan sanak saudara di tanah air. Tetiba datang bule Jepang, saling tukar informasi selama backpaker dan informasi umum lainnya. Harada san udah 4 bulan meninggalkan negaranya untuk backpaker, lebih banyak dihabiskan diving di Thailand, Koo Phangan dan Koo Samui. Dengan profesi sebagai guru kelas malam, beliau sudah bisa sehebat itu, Indonesia?

Banyak nyamuk ya ver. Selamat tidur…

Note :

– Station Monorel ada di Luar KL Sentral, dapat dicapai dengan berjalan kaki

– Peta dan informasi malaysia bisa didapatkan di hostel secara gratis

– Jangan sampai dehidrasi, banyakin minum air putih 

next : http://arishms.com/2012/11/day-4-pusing-pusing-kuala-lumpur/

@arishms |  @alventurous

[Day 3] Welcome Malaysia

Thursday, November 1st, 2012

previous : http://arishms.com/2012/11/day-3-take-off-singapura/

Day 3 | 23 Oktober 2012 | Malaysia

Proses di imigrasi Singapura tidaklah sulit, jika anda pemegang pasport Indonesia maka dia akan menyapa dengan bahasa Indonesia juga. Bea cukainya juga tidak seribet bea cukai Republik Indonsia, prosedur kali ya. Perjalanan dari Singpaura-Kuala lumpur sekitar satu jam lebih sedikit. Karna air asia itu low cost carrier maka kita mendarat di LCCT. Kuala lumpur memiliki dua terminal yang berbeda yaitu KLIA (Kuala Lumpur Internatioan Ariport) untuk penerbangan biasa dan LCCT ( Low Cost Carrier Terminal)  untuk penerbangan murah.

Tiba di Malaysia pukul 17.xx waktu malayasia (GMT+8), jalan dari pesawat menuju imigrasinya lumayan jauh. Apa pandangan saya ketika pertama sampai di Malaysia? negara sawit hahaha. Saya melihat hamparan kebun sawit ketika hendak mendarat di Malaysia. Malaysia dan Indonesia emang menguasai pasaran sawit dunia, sekitar 90%. Sawit merupakan tumbuhan endemik yang hanya hidup di sekitar khatulistiwa. Bahkan kebun-kebun sawit di Indonesia banyak yang dimiliki oleh company asal Malaysia.

Jangan Pakai Baju Chelsea di Malaysia!!!

Tetiba giliran saya di imigrasi Malaysia ( re : cukup bahasa melayu saja ) ternyata petugas imigrasinya pendukung manchester united.

Pak Sahrul :  ” Aris”

Me : ” Ya Pak, Aris Rinaldi “

Pak Sahrul :  ” Kamu suporter Chelsea ? “

Me : ” Oh, iya pak, bapak suporter Queens Park Ranger ( ngira-ngira aja )?  “

Pak Sahrul  : ” Kamu salah antri disini, bilik sini sama sebelah sama-sama suporter Manchester “

Mer : ( hanya bisa senyum-senyum saja lol)

Saya tidak dipersulit disini, percakapan terasa akrab sebagai sesama suporter bola. Bahkan saya sempat lempar joke ”  Nama bapak saya juga Syahrul ” dan  Pak Sahrul  tertawa ” Pasti bapak kamu sudah perhitungkan kamu kesini ” hahahaha

Keluar bandara kita cari skybus (affiliate dengan airasia), bisa dengan berjalan kaki mencapainya. Bus ini tujuan KL Sentral RM 9. Perjalanan ditempuh selama + 1 jam dengan pemandangan yang kurang lebih sama dengan di Indonesia….

next : http://arishms.com/2012/11/day-3-kl-sentral-bukit-bintang-rainforest-bed-breakfast/

@arishms |  @alventurous

Backpaker Singapura-Malaysia Done!

Friday, October 26th, 2012

Backpaker Singapura-Malaysia, 21-25 Oktober 2012, cukup memberikan kesan yang mendalam kepada saya. Pengalaman selama beberapa hari di negeri orang akan saya tuang ke dalam beberapa artikel di blog saya; pertama kali naik MRT, diikuti orang india di Sentosa Islands, shopping di KLCC dan macetnya perjalanam Jakarta-Bandung. Selamat bangun pagi bagi yang baru bangun. Happy Idul Adha ya!

Off Blog : Backpaker Singapur-Malaysia

Saturday, October 20th, 2012

21-25 Oktober 2012 saya sepertinya tidak ada posting artikel, backpaker singapur-malaysia. terima kasih udah jadi pembaca setia

About Me

Here I'll share my knowledge, discovery and experience related to my hobby and work. Most articles on this site are related to my travelling experiences More

Want to subscribe?

 Subscribe in a reader Or, subscribe via email:
Enter your email address:  
Memorizing Like an Elephant