[2014] Wisata Kuliner Brunei Darussalam

Monday, April 6th, 2015

Wisata kuliner adalah salah satu bagian dari kegemaran saya ketika sedang berpergian ke suatu daerah. Brunei memiliki kesamaan budaya dengan Melayu Indonesia, begitupula citarasa masakannya. Masakan Melayu dan Jawa merupakan masakan yang mendominasi dan nasi katok adalah makanan utama yang paling sering saya temui di negara ini.

20140406_191528

20140406_153841

Nasi katok yang harganya selalu sama, 1 BND (Lokasi :  Pasar Kianggeh)

Ada dua pusat jajanan makanan yang menjadi rekomendasi saya selama di Brunei :

1 . Tamu Salera

Terletak di Jalan Padang, tidak terlalu jauh dari Pusat Belia, masih bisa ditempuh dengan berjalan kaki. Pusat jajanan ini menawarkan banyak jenis makanan, mulai makanan ringan dan makanan berat dengan berbagai cita rasa. Tamu Salera hanya buka di malam hari.

20140407_222937

20140407_222113

2. Pasar Malam Gadong

Pasar ini bukanya sore hari, mulai pukul 16.00-23.00 waktu Brunei. Pasar ini selalu rame oleh pengunjung dan harganya juga relatif murah. Lokasinya dapat ditempuh dengan berjalan kaki dari Masjid Jami’ Asr Hassanil Bolkiah (red : meskipun cukup jauh) atau menggunakan bus dari terminal bus menuju Gadong.

Selain dua rekomendasi di atas, anda dapat berkunjung ke pusat mall dan pusat terminal pusat bandar untuk menimati berbagai masakan cita rasa Brunei.

20140406_164616

Salah satu penjual masakan Jawa di Pusat Bandar Seri Begawan

Jika ada pertanyaan, jangan ragu kontak saya via @arishms | ig : arisandroo

[2014] Brunei Darussalam

Wednesday, February 11th, 2015

5 -9 April 2014

Brunei adalah negara Asia Tenggara Ke-4 yang pernah saya kunjungi. Secara Geografis, letaknya berada di utara Pulau Kalimantan dengan seluruh garis pantai yang menyentuh Laut China Selatan. Negara yang beribukota di Bandar Seri Begawan ini merupakan negara yang cukup makmur. Menurut Majalah Forbes, Brunei Darussalam adalah negara terkaya ke lima dari 182 negara di dunia. Tidaklah mengherankan, negara ini memiliki cadangan sumber daya alam minyak bumi dan gas alam yang melimpah.

Mengapa Traveling ke Brunei? Hmmm…tujuan utama saya mengunjungi negara ini adalah untuk khatam Al-Quran (red : menamatkan bacaan kitab suci umat islam). Negara Monarki Absolut Islam ini merupakan tempat wisata yang tepat untuk wisata religius. Suasana negara yang damai, infrastruktur yang bagus, serta pesona masjid yang ada merupakan aset wawasan yang berharga dalam menuntaskan ekspedisi hidup saya di negeri-negeri Melayu.

Saya akan mengisahkan perjalanan singkat saya di Negara Brunei Darussalam dalam beberapa aspek yaitu wisata,sosial, budaya dan infrastruktur. Selamat Menikmati 🙂

Blog1

 Related Articles :

1. Bandar Udara International Brunei 

2. Tamu Kianggeh

3. Mercu Dirgahayu 60

4. Kampung Ayer, Venice dari Timur

5. Masjid Omar Ali Saifuddin

6.The Royal Ragalia Building

7. Istana Nurul Iman

8. Taman Persiaran Damuan

9. Masjid Jami’ Asr Halsanal Bolkiah

————————————————————————————————–

Hostel/PenginapanKuliner – Infrastruktur

————————————————————————————————–

Previous | Next

find more my article reviews on TripAdvisor

| via @arishms | ig : arisandroo |

email : aris.itb@gmail.com

Nasib Julian Hotzel, Eks SAD Indonesia yang Terbelenggu Kekuatan Besar

Friday, March 9th, 2012

Nama lengkapnya: I Wayan Julian Arimbawa Hotzel. Ia lahir di Bali pada 9 Jun 1993 dari ayah asli Bali dan ibu Jerman. Talentanya yang luar biasa membuat Julian Hotzel terpilih masuk tim SAD Indonesia yang berlatih di Uruguay, di zaman Nurdin Halid dan Nirwan Bakrie berkuasa di PSSI. Namun, ketidakjelasan program pengiriman pemain ke Uruguay itu, apakah ini program PSSI atau program pribadi Nirwan Bakrie (klub Pelita Jaya) membuat nasib Julian Hotzel sekarang merana.

Ceritanya begini. Anak-anak SAD itu pulang ke Indonesia pada Desember lalu. Dan ternyata, waktu transit di Dubai mereka ditodong oleh pengurus Pelita Jaya, disuruh tandatangan perjanjian dengan Pelita Jaya dengan dalih agar mereka tidak dianggap ilegal sesampainya di Indonesia.

Pasal-pasalnya tidak jelas, dan semua tidak dikasih copy kontraknya. Yang mereka ingat cuman mereka sejak saat itu jadi milik klub Pelita sampai 2013, dan akan disiapkan untuk Sea Games 2013 (Koq yang nyiapin ke Sea Games Pelita?). Tapi kenyataannya, sampai sekarang mereka luntang-lantung, dititip klub sana-sini, tidak ada klub yang jelas dan besar.

Lazimnya sebuah kontrak, kedua belah pihak pasti akan mendapat lembar kontrak yang asli, yang ditandatangani oleh masing-masing pihak. Tapi Pelita tak berikan itu. Isi kontrak persisnya juga tak diketahui.

Sebenarnya Julian Hotzel sendiri tidak ikut rombongan itu, karena dia pulang duluan, untuk ikut Pra Piala Asia U-19 di Kuala Lumpur. Nah, mendengar namanya direkomendasikan untuk seleksi masuk ke klub Persebaya Surabaya dalam transfer window kompetisi IPL hari-hari ini, Julian Hotzel sangat bersemangat. Ia pun ikut seleksi, dan manajemen serta pelatih Persebaya Divaldo Alves (Portugal) amat tertarik dengan talenta besar striker muda bertinggi badan 184 cm ini.

Namun rupanya berita itu sampai ke telinga Pelita Jaya. Salah satu pejabat Pelita kemudian mulai meneror Julian sejak selasa malam hingga Rabu siang kemarin. Karena merasa tidak nyaman, Julian ceritakan itu ke manajer Persebaya. Akhirnya Julian memutuskan pulang ke Bali hari Rabu malam.

Mental Julian langsung drop. Ia tak menyangka mimpinya menjadi pemain besar di negerinya terhambat oleh tangan-tangan itu. Menurut ayahnya, sejak pulang dari Surabaya, Hotzel nampak tidak semangat. Ia lebih banyak tidur. Dan dari Bapaknya kami baru tahu bahwa Julian ternyata ikut tandatangan “kontrak” juga, cuman bukan di Dubai, tapi pas penyisihan Pra Piala Asia di Kuala Lumpur.

sumber : http://olahraga.kompasiana.com/bola/2012/03/09/nasib-julian-hotzel-eks-sad-indonesia-yang-terbelenggu-kekuatan-besar/

Komentar :
udah ga bisa komeng lagi gan, amburadul negeri ini
dan bahkan BRUNEI bisa mengalahkan INDONESIA, semua itu akan tercatat di buku buku sejarah SD, SMP dan SMA di BRUNEI bahwa BRUNEI pernah mengalahkan INDONESIA.
itu akan dikenang beberapa abad ke depan…. ANJING, kasihan anak cucu!

Di Brunei Hari Ini Belum Puasa!

Monday, August 1st, 2011
13121542171174156680Kota Bandar Seri Begawan Sore hari menjelang Puasa 

Keramain dan kecerian Masyarakat Brunei dalam menyambut puasa sedikit tertahan karena hasil nisbat dan rukyat Kerajaan Brunei puasa di jatuhkan kepada hari selasa.

Berbeda dengan masyarakat belahan dunia lainnya yang hari ini senin sudah melaksanakan puasa maka kami yang tinggal di Beunei puasa kan dilaksanakan esok pada hari selasa.

1312154435269803872Mesjid Omar Syarifudin , Bandar Seri Begawan 

Tapi walau puasa jatuh hari selasa “baunya” puasa sudah terasa pada hari ini mungkin karena di negara Malaysia negara tetangga Brunei puasa sudah dilaksanakan puasa pada hari ini dan yang lucunya jarak Malaysia dengan rumah saya di Brunei hanya 1 kilometer saja dengan perbatasan Malaysia dan masyarakatnya sudah melaksanakan puasa.

Jadi hari ini kami bisa makan makan tetapi walau bagaimana pun karena saya tinggal di dekat perbatasan maka kami pun harus menghormati warga Malaysia yang hari ini sudah mulai berpuasa.

Inilah indahnya Islam dalam hal hormat menghormati selalu di nomer satukan walau peraturan sedikit berbeda tetapi kami tetap bisa saling menghormatinya.

Selamat berpuasa bagi mereka yang sudah berpuasa sementara saya yang belum puasa akan siap siap sarapan pagi dulu…

Salam

link : kompasiana

About Me

Here I'll share my knowledge, discovery and experience related to my hobby and work. Most articles on this site are related to my travelling experiences More

Want to subscribe?

 Subscribe in a reader Or, subscribe via email:
Enter your email address:  
Memorizing Like an Elephant