[2014] Tanjung Lesung

Sunday, January 25th, 2015

20140201_114322-1

1-2 Februari 2014

Tanjung Lesung adalah suatu kawasan wisata yang terletak yang di ujung barat pulau jawa tepatnya di Kabupaten Pandeglang, Banten. Dinamakan Tanjung Lesung karna bentuk pantainya mirip ujung lesung (red : alat yang digunakan untuk menumbuk padi). Kawasan ini menawarkan wisata pantai yang menarik, infrastruktur pendukung maupun askses ke lokasi wisata ini cukup mudah dan murah. Perjalanan dari Jakarta menuju Tanjung Lesung kami tempuh dalam kurun waktu + 5 jam dengan kendaraan pribadi.

20140202_10295820140202_103013

Salah satu homestay objek wisata pantai Tanjung Lesung, Satu rumah dengan 3 kamar Rp 500.000,- ( harga 2014)

20140201_115556

Traveling team trip Tanjung Lesung

20140201_115954

Suasana pantai Tanjung Lesung. Perhatikan bulan kedatangan, jika musim penghujan disarankan tidak berkunjung, mengingat air pantai yang keruh dan banyak material yang terbawa ke tepi pantai

20140201_151410

Latar belakang Gunung Kratakau yang terlihat jelas dari Pantai Tanjung Lesung

20140201_153303menikmati pantai sembari minum kepala muda

IMG-20140201-WA0015

fasiltasnya cukup oke, ada riung ada juga kursi pantai untuk menikmati sunset

IMG-20140201-WA0085

Selamat menikmati pesona keindahan Tanjung Lesung

Jika ada pertanyaan bisa kontak saya via @arishms

atau aris.itb@gmail.com

Cuaca yang baik akan menghasilkan liburan yang menarik (Aris, 25 Januari 2015)

Dinasti Ratu Atut Choisiyah, Banten

Wednesday, April 20th, 2011

Dari 8 kota dan kabupaten di Provinsi Banten, empat di antaranya dikuasai oleh kerabat Atut. Mereka “menguasai Serang, Pandeglang dan Tangerang Selatan.  Inilah daftarnya:

1. Tb Khaerul Zaman (adik Atut)  — wakil wali kota Serang
2. Ratu Tatu Chasanah (adik Atut) — semula wakil ketua DPRD Banten, kini jadi wakil bupati kabupaten Serang
3. Heryani (ibu tiri Atut) — wakil Bupati Pandeglang
4. Airin Rachmi Diany (adik ipar Atut) — wali kota Tangerang Selatan.

Dengan penguasaan itu kini tinggal tiga wilayah di Banten yang belum “dikuasai” oleh keluarga besar Atut, yakni: Cilegon, Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang.

Selain “menguasai” pemerintahan di Banten, anggota keluarga Gubernur juga memegang posisi penting di legislatif:

1.  Hikmat Tomet (suami Atut) — anggota DPR dari Partai Golkar periode 2009-2014.
2.  Andika Hazrumy (anak sulung Atut) — anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Banten untuk periode 2009-2014.
3.  Adde Khairunnisa (menantu Atut) — wakil DPRD Kota Serang.
4.  Aden Abdul Khaliq (adik ipar Atut) — anggota DPRD I Banten.

“Dinasti” Atut menuliskan sejarah baru di Provinsi Banten. Regards

About Me

Here I'll share my knowledge, discovery and experience related to my hobby and work. Most articles on this site are related to my travelling experiences More

Want to subscribe?

 Subscribe in a reader Or, subscribe via email:
Enter your email address:  
Memorizing Like an Elephant