Archive for the ‘Berita’ Category

Perpanjang SIM Beda Alamat Dengan E-KTP

Tuesday, March 14th, 2017 |

Gambar : Jadwal pendaftaran SIM baru dan perpanjang di Polrestabes Bandung.

Bandung, 14 Maret 2017

Kepengurusan SlM di Polrestabes Bandung sudah memakai sistem online. Jika SIM lama memiliki alamat berbeda dengan E-KTP, maka alamat SIM akan mengikuti alamat E-KTP. Berita baiknya, tidak perlu ngurus mutasi lagi jika alamat SIM lama berbeda dengan alamat E-KTP, kebayang aja repotnya mengurus mutasi SIM Jabar dengan E-KTP terbitan Sumbar, waktu dan biaya tidak sedikit jika sistem belum terintegrasi dengan baik. Alhamdulillah, perkembangan zaman berdampak baik buat kita semua.

Berikut prosedur umum yang Saya alami tadi pagi :

1. 08.30 Datang ke Polrestabes Bandung
2. 08.31 – 08.45 Pengecekan dan pembuatan surat keterangan sehat, biaya Rp. 40.000,-. Saya rasa ini bisa diurus di klinik/puskesmas/rumah sakit lainnya.
3. 08.46 – 08.58 Antri dan pengecekan di loket 1
4. 08.59 – 09.00 Penyerahan dokumen ke loket registrasi, disuruh ke bagian asuransi, untuk pembayaran asuransi.
5. 09.01 – 09.02 Pembayaran asuransi. Biaya Rp. 30.000,-. Kartu asuransi dapat diambil setelah pengurusan SIM selesai.
6. 09.03 – 09.04 Pembayaran biaya perpanjang SIM, SIM A Rp. 80.000,- dan SIM C Rp. 75.000,-.
7. 09.05 – 09.17 Pengisian formulir SIM. Saya mengisi dua rangkap karna mengajukan perpanjangan SIM A & C. Jangan ragu bertanya ke Pak Polisi jika anda isian yang tidak dimengerti.
8. 09.18 – 09.25 Antri dan registasi di loket 2.
9. 09.26 – 09.51 Antri dan identifikasi (foto dan tanda tangan) di loket 3.
10. 09.52 – 09.53 Menuju loket 7 untuk penyerahan dokumen akhir.
11. 09.54 – 10.02 Penyerahan berkas akhir, antri dan pengambilan SIM.

Note :
*parameter waktu dipengaruhi hari pengajuan dan lama antri.
*berdasarkan pengalaman pribadi Saya sendiri.

Referensi  lainnya :

Palestinians Upgrades Status Became “The Non-Member Observer State” on United Nations

Friday, November 30th, 2012 |

Voting at 29/11/2012 gave Palestinians upgrade their status became a  Non-Member Observer State on United Nations. Previously, The Palestinians Authority  is a entity observer.

In the General Assembly, 138 countries voted yes, including France, Turkey, Russia and China. Nine countries voted no, and 41 countries abstained. Canada voted against the bid, along with the U.S. and Israel. The European countries gave “Abstain” for his political  reasons.

Only nine countries voted against the Palestinian Authority's bid to have its status in the UN upgraded to state recognition.

Only nine countries voted against the Palestinian Authority’s bid to have its status in the UN upgraded to state recognition.(CBC News)

Rahmi Allah Palestinians

Reference link : http://www.un.org 

TIPS MEMILIH POM BENSIN DAN MENGISI BENSIN YANG BENAR

Thursday, September 27th, 2012 |

TIPS MEMILIH POM BENSIN DAN MENGISI BENSIN YANG BENAR.
Berikut ini saya berikan tips buat isi di Pom Bensin yang bagus:

1. LEBIH BAIK ISI DI POM BENSIN PERTAMINA KODE 31 atau (Angka Kedua 1)
Tiap pom bensin memiliki kode depan masing-masing..dimana anda bisa mengetahuinya ?
Berikut ini saya berikan tips buat isi di Pom Bensin yang bagus:

Pernah memperhatikan plang nama besar saat menuju ke SPBU? Di wilayah Jakarta dan sekitarnya tertera huruf 31.XXXXX atau 34.XXXXX. itu bukan kode buntut. Huruf awal pertama menandakan kode wilayah . Sedang angka kedua mengandung arti kepemilikan.

Kepala 3 berarti SPBU berdomisili di Jakarta Jawa Barat, Banten dan sekitarnya. Kalo kepala 5 kayaknya Surabaya.
Digit kedua, jika angka 1 berarti kepemilikan Pertamina sendiri. Sedangkan angka 4 berarti kepemilikan swasta atau dealer..jadi yang penting angka keduanya 1 gak masalah berapapun angka pertamanya karena itu kode wilayah .

Karena, sebenarnya ada tiga kategori SPBU. Pertama COCO alias corporate owner corporate operate, CODO yakni corporate owner dealer operate. Terakhir DODO, dealer owner dealer operate. Ini berdasar pada situs spbu.pertamina.com

Karena dikendalikan oleh pertamina, maka kualitas SPBU model COCO dan CODO diyakini lebih baik dibanding DODO. Tanpa bermaksud menyamaratakan, di sisi bisnis bisa dimengerti, karena ingin cepat balik modal, pengusaha jadi berlaku curang. kalo saya sih nyaranin ngisi bensin sebaiknya di SPBU yang milik Pertamina (angka keduanya 1) karena quality control-nya cukup bagus..
saya denger2 juga dari supir taksi dan orang2 yang telah pengalaman ngecek pas ngisi bensin katanya yang kode 31 (Angka Kedua 1)takarannya sesuai sedangkan yang 34 agak berbeda meskipun punya tanda “PASTI PAS”.
Menurut banyak orang juga kode pertamina 31 (Angka Kedua 1)ternyata paling baik(kualitas bensin) dibanding denanda yang kode 34.

cara buktiinya:

coba bagi anda yang menggunakan mobil/ motor matic, pastinya akan terasa tarikan mobilnya .jika mengisi bensin di pertamina dengan tanda kode 31 (Angka Kedua 1)akan terasa tarikan mobilnya lebih kencang dan tidak terlalu kotor dibanding dengan tanda pom dengan tanda kode lainnya

Coba anda bandingkan jumlah mobil/ motor yang ngisi bensin di pom bensin tersebut,,,di pom bensin kode 31(Angka Kedua 1) pasti sangat ramai sedangkan yang kode 34 agak cenderung sepi..ini udah saya buktikan sendiri.

Coba anda ngisi 1 Liter bensin di Pom bensin 31 (Angka Kedua 1)dan pom bensin 34..bandingkan aja dari sisi kualitas (mesin lebih enak) maupun kuantitasnya (yang mana yang lebih cepat habis)..

coba anda tanya sama supir angkot atau supir taksi dimana pom bensin yang bagus, pasti sebagian besar mereka jawab di pom bensin 31 (Angka Kedua 1)karena mereka juga banyak ngisi di pom bensin 31
Kalo gak percaya bisa dibuktikan sendiri anda…tapi gak semua 34 juga yang kaya begitu

2. TIAP ISI BENSIN MINTA KEPADA PETUGASNYA TUAS HANDLE SELANG JANGAN DITEKAN TAPI DILEPAS AJA WAKTU DITARUH DI TANGKI KITA
Pernah gak anda sewaktu ngisi bensin, tuasa handle ditekan2 begitu sama petugasnya? pasti pernah lah nemuinnya…kenapa begitu? karena banyak oknum yang nakal denanda cara memainkan takaran bensin dengan tanda cara seperti itu sehingga jumlah bensin yang kita isi lebih sedikit dari apa yang seharusnya..
Pengalaman saya ngisi di pom bensin kode 31 (Angka Kedua 1), petugas gak pernah menekan-nekan tuas handle selang sewaktu mengisi sedangkan di kode 34 liat aja deh…kalo anda sewaktu ngisi bensin digituin, petugasnya ditegur aja..

3.ISILAH BENSIN WAKTU HARI MASIH PAGI KETIKA TEMPERATUR TANAH MASIH DINGIN
Ingat bahwa semua SPBU mempunyai tanki penyimpanan di bawah tanah.Semakin dingin tanahnya maka semakin padat/kental bahan bakarnya. Jika temperatur mulai panas/hangat, maka bahan bakarnya akan mengembang.

Jadi jika membeli bahan bakar pada siang hari atau petang hari..sebenarnya bahan bakar yang diisikan ke dalam tanki kendaraan anda jelas lebih sedikit dibanding jumlah liter yang anda beli.Dalam bisnis perminyakan, gravity yang spesifik dan temperatur bensin, diesel dan bahan bakar pesawat jet, ethanol dan produk minyak lainnya punya peranan penting. Kenaikan 1 derajat merupakan hal yang sangat berpengaruh dalam business ini. Tetapi SPBU tidak memberikan anda rugi/kompensasi karena temperatur

4.ISI BENSIN SAAT TANKI KENDARAAN ANDA MASIH SETENGAH PENUH.

Alasannya adalah semakin banyak bahan bakar yang ada di tanki kendaraan, maka semakin sedikit udara yang ada di bagian tanki yang kosong. Bensin menguap lebih cepat dari pada yang bisa kita bayangkan. Dalam bisnis perminyakan biasanya tanki penyimpanan bensin mempunyai apa yang kita sebut atap yang mengapung (floating roof) yang berfungsi sebagai clearance zero antara bensin dan atmosfer sehingga penguapannya bisa dikurangi.,tetapi hal itu tidak terdapat di SPBU.

5.JANGAN ISI BENSIN JIKA ADA TRUK BAHAN BAKAR SEDANG MENGISI TANKI PENYIMPANAN
Hampir pasti bensin/solar akan teraduk saat bahan bakar dipompakan dari truck ke tanki penyimpanan SPBU, dan kemungkinannya akan ada kotoran di dasar tanki penyimpanan yang teraduk naik dan terikut masuk ke tanki kendaraan anda.

Source Link  : Facebook

 

Utang Model Argentina

Thursday, March 8th, 2012 |

Utang Model Argentina

Ivan A. Hadar, KOORDINATOR NASIONAL TARGET MDGs 2007-2010
Sumber : SINDO, 19 November 2011
Sebenarnya mayoritas rakyat Indonesia adalah orang miskin. Betapa tidak? Menggunakan kriteria mereka yang berpenghasilan di bawah USD2 per hari kita akan menemukan sekitar 130 juta rakyat Indonesia tergolong miskin.
Karena itu,yang seharusnya menjadi prioritas saat ini adalah pemimpin yang bisa sepenuh hati merasakan, memahami, dan bertindak untuk memboyong keluar mayoritas rakyat dari kemiskinan. Pemimpin yang demikian dijamin akan dicintai dengan sepenuh hati oleh mayoritas rakyat. Ada contoh dari dalam maupun luar negeri.Joko Widodo,Wali Kota Solo yang dicerca sebagai “orang bodoh” oleh Gubernur Jawa Tengah ketika lebih membela pasar rakyat ketimbang hypermarket, ternyata terpilih lebih dari 90% pada pilkada periode keduanya.Sebuah rekor untuk Indonesia. Dari mancanegara, kita baru saja dibuat kagum ketika Cristina Fernandez de Kirchner, terpilih untuk masa jabatan kedua sebagai presiden Argentina (23/10).

Pada masa jabatan pertamanya dia mengatakan: ”Dengan kepercayaan kepada Tuhan dan panggilan untuk membangun bangsa yang kuat, suara kita akan bisa didengar dalam forum internasional.Hal ini sekaligus akan bisa membuat kita mengecam eksistensi enclave kolonialisme di abad ke- 21 ini.” (Aljazeera, 3/4/2008). Cristina Fernandez meneruskan perjuangan suaminya,Nestor de Kirchner, yang menjadi Presiden Argentina sebelum dia.

Menolak Bayar Utang 

Argentina yang berpenduduk 40 juta jiwa kini memiliki pendapatan domestik bruto lebih dari USD250 miliar dan pendapatan per kapita hampir USD7.000. Keberhasilan Argentina didorong oleh keberanian menolak pembayaran utang ke kreditor internasional.Argentina juga menolak resep ekonomi IMF, yang dituding telah gagal total di semua wilayah Amerika Latin.

Investor dan IMF mengucilkan Argentina. Namun, Presiden Venezuela Hugo Chavez menolong Argentina dengan membeli obligasi Pemerintah Argentina. Dana dari Venezuela berperan membantu Presiden Kirchner mengatasi persoalan ekonomi. Pada Maret 2005, dengan raut wajah berseri, Presiden Kirchner mengumumkan kepada seluruh rakyat Argentina keberhasilan pemerintah mengurangi utang luar negerinya.

Buah dari perundingan alot selama tiga tahun. Dari segi jumlah, pengurangan utang Argentina ini terbesar sepanjang sejarah. Meski coba diboikot oleh IMF dan lembaga keuangan swasta, mayoritas pemegang obligasi (bondholders) swasta akhirnya menyetujui tawaran Argentina untuk melakukan restrukturisasi utang sebesar USD130 miliar.

Dari jumlah tersebut,hanya sepertiga yang harus dibayar Argentina. Itu pun dalam tempo 40 tahun.Ternyata berbeda dengan kecemasan petinggi Indonesia, pengurangan utang telah menaikkan peringkat kredit Argentina di pasar internasional. Para bondholders boleh berharap bahwa nilai surat utangnya pun akan meningkat berbarengan dengan perbaikan ekonomi negeri yang pernah dijuluki “Swiss Amerika Selatan” ini.

Sesuatu yang bukan mustahil melihat pertumbuhan ekonomi Argentina yang mencapai angka 8- 9% pada dua tahun terakhir. Total utang publik Argentina yang tadinya berjumlah USD190 miliar (akhir Desember 2004), berkurang menjadi USD125 miliar atau sebanding dengan 72% pendapatan kotor nasional.

Adapun beban utangnya turun dari USD10 miliar menjadi USD3,2 miliar dari penghasilan ekspor. Hal yang menarik,butir-butir perundingan yang alot antara Argentina dan para kreditor, utamanya bukan berkaitan dengan usulan jumlah pengurangan nilai surat utang (bonds), melainkan pada persyaratan (conditionalities) IMF dalam rencana pembangunan ekonomi Argentina.

Strategi restrukturisasi utang Argentina, meskipun disebut-sebut sebagai “paradigma baru”,sebenarnya pragmatis dan memakai kaidah yang selama ini disepakati bersama. Ketika sebuah negara berada dalam kondisi nyaris bangkrut, “paket pertolongan” IMF bisa dipakai untuk membayar para investor.

Hal ini mengacu pada pendapat mantan Menteri Keuangan AS Paul O’Neill,bahwa pengurangan utang harus ditanggung bersama oleh kedua belah pihak, pemerintah dan kreditor.

Model Argentina 

Tak mengherankan bahwa acuan “Model Argentina” bagi solusi krisis utang global ramai dibicarakan. New York Times, misalnya, mensinyalir,“Argentina’s example may encourage other developing countries to act similarly,” (4/3/2005). Sebuah “pergolakan”yang diramal bakal berdampak besar bagi sistem keuangan internasional.

Menurut Miguel Kiguel, salah seorang anggota “perunding utang”(debt negotiator) Argentina, restrukturisasi utang negerinya memperlihatkan bahwa dalam kasus kesulitan anggaran,“sovereigns”atau kemauan politik serta keuletan berunding sebuah bangsa menjadi semakin penting. Bahkan boleh jadi, yang terpenting.

“Kini, aturan main telah berubah”, tulis Larry Rohter (New York Times, 4/3/2005). Apakah Indonesia mau mengikuti aturan main baru ini? Tampaknya tidak. Satu pekan setelah Argentina memperoleh keringanan signifikan utang luar negerinya,petinggi negeri ini masih merasa “sangat berterima kasih”ketika negaranegara kaya anggota Paris Club hanya memberikan moratorium utang (penundaan pembayaran) pada 2005 kepada Indonesia yang diterpa tsunami—sebesar USD2,6 miliar.

Selain penundaan pembayaran pokok utang yang jatuh tempo tadi, bunga yang tidak dibayar selama 2005 akan direkapitalisasi (recapitalized) dan ditambah menjadi utang pokok. Menurut hitung-hitungan kasar,setiap harinya Indonesia harus menyisihkan USD4-5 juta untuk membayar bunga utang kepada negara kreditor dan lembaga keuangan internasional, padahal lebih dari separuh rakyat negeri ini masih hidup di bawah garis kemiskinan.

Karena itu, rasanya siapa pun akan sepakat dengan suara kritis para aktivis dalam dan luar negeri yang semakin santer menganjurkan pengurangan utang. Pemerintah pilihan rakyat seharusnya lebih alot dalam berunding.

Bangsa ini telah banyak kehilangan, baik kehilangan pulau maupun harga diri. Janganlah ramalan UNICEF tentang generasi yang hilang menjadi kenyataan. Belajarlah dari Argentina.●

sumber : http://budisansblog.blogspot.com/2011/11/utang-model-argentina.html

Zainuddin MZ Meninggal

Tuesday, July 5th, 2011 |

INILAH.COM, Jakarta – Dai sejuta ummat, KH Zainuddin MZ meninggal dunia, hari ini, Selasa (5/7/2011) pagi.

Mantan ketua umum PBR ini menghembuskan nafas terakhir di RS Pusat Pertamina Jakarta, karena sakit.

KH Asnawi Mardani, salah satu sahabat Zainuddin MZ membenarkan kabar tersebut. “Betul, Kiai meninggal,” ujarnya lirih kepada INILAH.COM. [mah]

About Me

Here I'll share my knowledge, discovery and experience related to my hobby and work. Most articles on this site are related to my travelling experiences More

Want to subscribe?

 Subscribe in a reader Or, subscribe via email:
Enter your email address:  
Memorizing Like an Elephant