Archive for the ‘Hong Kong’ Category

[Hong Kong] Tian Tan Budha Statue

Friday, February 3rd, 2017 |

Tian Tan Budha Statue adalah Patung Budha terbesar di Hong Kong. Patung Budha Tian Tan ini merupakan patung Budha yang duduk di atas teratai dengan tinggi 34 meter dimananya proses pembuatannya membuthkan 202 potongan selama 3 tahun, tahun 1990-29 desember 1993, dengan biaya sekitar +/- 68juta USD.

Untuk mencapai patung Budha ini, para pengunjung harus mendaki 268 anak tangga dan berikut adalah reportase fotonya :

Mendaki 268 anak tangga untuk mencapai puncak, Patung Budha Tian Tan. Bagi yang memiliki penyakit pernasafan asma, sangat tidak dianjurkan untuk menaiki anak tangga ini.

Offering of The Six adalah 6 patung perunggu kecil yang mengitari patung Budha Tian Tan. Ke-enam patung tersebut menawarkan persembahan berupa bunga, dupa, lampu, rempah-rempah, buah, dan musik. Persembahan tersebut merepresentasikan semangat, moral, kesabaran, kedermawanan, meditasi, dan kebijaksanaan.

Pemandangan dataran tinggi Ngong Ping dari puncak, dari posisi patung Budha Tian Tan.

Keunikan lainnya dari Patung Budha Tian Tan ini ialah patung ini menghadap ke utara, umumnya patung Budha menghadap ke selatan yang merupakan arah kiblat umat Budha. Wallahu alam.

Selamat menikmati & menaiki anak tangga, dan rasakan sensasi keindahan dipuncaknya.

previous

find more my article reviews on TripAdvisor

| via @arishms | ig : arisandroo |

email : aris.itb@gmail.com

[Hong Kong] Po Lin Monastery

Friday, January 27th, 2017 |

Po Lin Monastery atau Biara Po Lin merupakan destinasi wisata religi & bersejarah di Hong Kong. Kuil/biara Budha ini didirikan tahun 1906 oleh 3 orang biksu Budha dari daratan Tiongkok. Sempat juga terpikir bahwa bagaimana mereka mencapai dataran Ngong Ping dan mendirikan kuil di sini pada masa lalu? mungkin cukup melelahkan 🙂

Banyak spot foto bagus dan khas sejak mendarat dari Ngong Ping 360 skytrail  hingga mencapai Biara Po Lin, berikut beberapa reportase saya :

Peta informasi Desa Ngong Ping dimana pada sisi kanan atas merupakan lokasi Biara Po Lin dan Tin Tan Big Budha.

Gerbang masuk/gapura ke Biara Po Lin dimana arsitektural dan ukiran gapuranya sangat menarik untuk diabadikan dengan kamera.

Sisi interior dalam Biara Po Lin, untuk memasukinya harus melepaskan alas kaki. Banyak pelancong Budha melakukan ibadah dengan khidmat di dalam biara ini.

Detail tiang luar Biara Po Lin yang berbentuk ukiran naga, keren!

Previous | Next

find more my article reviews on TripAdvisor

| via @arishms | ig : arisandroo |

email : aris.itb@gmail.com

[Hong Kong] Ngong Ping 360

Tuesday, January 24th, 2017 |

Ngong Ping 360 merupakan objek wisata kereta gantung  yang menghubungkan Tung Chung dengan desa budaya Ngong Ping sepanjang +/- 5,7 km. Sepanjang perjalanan yang menakjubkan ini, kami disuguhkan pemandangan-pemandangan menarik seperti pemandangan Teluk Tung Chung, Bandara Internasional Hong Kong, Taman Nasional Pulau Lantau hingga mendarat di Dataran Tinggi Ngong Ping

Ada dua jenis kereta gantung Ngong Ping 360 yaitu yang berlantai kaca tembus pandang (kristal kabin) atau tidak tembus pandang (non kristal kabin). Kami menaiki kereta gantung yang kristal kabin, berikut pengalamannya :

Selfie ketika antri untuk menaiki Ngong Ping 360 Skytrail. Alangkah lebih baik membeli tiket secara online atau via seven eleven (7-11) agar tidak terlalu lama mengantri. Antrian yang ada dibedakan atas dua antrian yaitu antrian yang akan membeli tiket on the spot dan antrian yang sudah membeli tiket online dimana antrian tiket on the spot sangat ramai dan lama dibandingkan antrian tiket online. Selain itu, harga tiket online lebih murah daripada tiket on the spot.

Team Memory Indonesia berfoto di Ngong Ping 360 Skytrail, hiburan setelah menyelesaikan kompetisi sembari mencari wawasan lainnya.

Pemandangan Teluk Tung Chung dan Bandara Internasional Hong Kong dari dalam kereta gantung. Perjalanan dari Tung Chung menuju Desa Ngong Ping membutuhkan waktu +/- 25 menit.

Pemandangan ke bawah dari dalam kereta gantung dengan lantai kaca tembus pandang, pemandangan taman nasional yang sungguh menyejukkan mata.

Pemandangan Taman Nasional Pulau Lantau dari sisi dalam kabin. Selain disungguhkan dengan pemandangan yang hijau, sesekali Saya menyaksikan pemandangan alur sungai, pemakaman lokal dan jalur tracking. Sepertinya seru juga jika tracking melintasi taman nasional ini 🙂

untuk informasi resminya, bisa berkunjung ke laman : https://www.np360.com.hk

Previous | Next

find more my article reviews on TripAdvisor

| via @arishms | ig : arisandroo |

email : aris.itb@gmail.com

[Hong Kong] Destinasi Wisata Pulau Lantau

Sunday, January 22nd, 2017 |

Pemandangan Pengunungan Pulau Lantau dari Ngong Ping 360 Skytrail

Pulau Lantau merupakan pulau utama di Hong Kong. Pulau ini merupakan pulau destinasi wisata di negara yang terkenal sebagai negara paling vertikal di dunia ini. Destinasi wisata utama di Pulau Lantau adalah sebagai berikut :

1. Disneyland
Disneyland Hong Kong merupakan destinasi wisata terfavorit di negara ini. Destinasi ini sangat digemari oleh kawula muda dan keluarga dengan anak kecil dari manca negara. Untuk informasi resminya, silahkan mengunjungi laman resminya : https://www.hongkongdisneyland.com/

2. Ngong Ping 360
Ngong Ping 360 atau Ngong Ping 360 Skytrail merupakan wisata kereta gantung dimana pengunjung dapat menikmati pemandangan Pulau Lantau dari dalam kereta gantung tersebut. Ngong Ping 360 dijuluki sebagai “The World’s Amazing Cable Car Experience“ . Informasi detailnya bisa didapat di laman resmi berikut: https://www.np360.com.hk

3. Po Lin Monastery and Big Budha
Po Lin Monastery merupakan sebuah biara/kuil Budha yang berlokasi di dataran tinggi Ngong Ping. Di sisi sebelahnya, terdapat patung Tian Tan Budha yang merupakan patung Budha terbesar di Hong Kong.

4. Tai O
Tai O dikenal sebagai Venezia dari Hong Kong, tempat ini merupakan sebuah kota nelayan dengan berbagai jenis wisata sejarahnya.

5. Jembatan Tsing Ma
Jembatan Tsing Ma menghubungkan New Territories dengan Pulau Lantau. Jembatan yang bisa dilewati kereta ini didaulat sebagai jembatan ke-2 terbesar di dunia.

6. Jembatan Ting Kau
Jembatan Ting Kau merupakan jembatan cable stayed terbesar ke-4 di dunia. Bagi seorang engineer sipil, jembatan ini adalah objek wisata yang sangat menarik untuk dikunjungi.

7. Bandara Internasional Hong Kong
Bandara Internasional Hong Kong merupakan bandara transit terbesar di Asia Timur. Bandara ini layak menjadi destinasi wisata “engineering” mengingat bandara ini pernah memenangkan penghargaan “Airport of the Year Winners” versi Skytrax dalam 5 tahun berturut- turut.

Previous | Next

find more my article reviews on TripAdvisor

| via @arishms | ig : arisandroo |

email : aris.itb@gmail.com

[Hong Kong] Civil Engineering Street Photography

Sunday, January 22nd, 2017 |

Jalan-jalan ke Hong Kong tak lepas dari suasana jalanan dan gedung perkotaan. Berikut  ini  adalah beberapa hasil jepretan foto Saya, street photography, berkaitan dengan keilmuan yang pernah Saya pelajari di tahap sarjana, yaitu Teknik Sipil ITB.

Para penumpang yang sedang menunggu bis (red : umumnya bis dua tingkat) di halte dengan suasana jalan yang sepi. Kondisi lalu lintas di kota Hong Kong sangat teratur, jarang dijumpai macet. Mayoritas masyarakat Hong Kong menggunakan moda transportasi umum Bis dan MRT dalam kesehariannya.

Suasana jalan utama di Hong Kong yang relatif sepi dengan gedung-gedung tinggi di sekitarnya. Gedung-gedung ada berfungsi sebagai kantor, hotel/hostel maupun rumah.

Bis double decker yang akan mengangkut penumpang di tempat perhentian bis. Jangan menunggu bis di sembarang tempat ya!

Jika berjalan kaki di jalanan Kota Hong Kong, jangan lupa mengamati keadaan di atasmu bisa saja kamu melewati jalanan yang ada jemuran di atasnya, dan tetesan itu bukan hujan yang turun secara tiba-tiba 🙂

Menyeberanglah di tempat penyeberangan jalan dan pastikan warna lampunya sesuai dengan langkahmu.

Suasana salah satu kontruksi sipil di sekitar Austin Station, dari jumlah tower crane yang digunakan sepertinya proyek ini yang sangat besar dan  sedang mengejar pencapaian kurva S.

Proyek kontruksi jembatan penyeberangan yang rapi dan memperhatikan keselamatan kerja yang baik. Jika melihat hal yang sama di Indonesia, cobalah sesekali memperhatikan detail-detail pekerjaannya.

Di sisi lainnya, pembangunan segmen basement dengan menggunakan temporary bracing. Pengerjaan basement sangat memperhatikan kondisi tanah dan muka airtanah. Agar tidak mengganggu daerah pengerjaan sheet wall, muka airtanah diturunkan dengan proses dewatering.

Gedung-gedung tinggi di sekitar area proyek, sekitaran Austin Station. Umumnya, gedung-gedung ini menggunakan pondasi dalam untuk menanggung beban di atasnya.

Jembatan yang berfungsi sebagai akses untuk mencapai lokasi MRT dan penghubung untuk berpindah tempat dari satu sisi jalan ke sisi lainnya.

Karna lahan yang terbatas di perkotaan, pemerintah Hong Kong menerapkan konsep vertical housing dimana masyarakat tinggal secara kolektif di apartemen/condominium. Jarang Saya melihat permuhan satu atau dua lantai di pusat kota Hong Kong, kecuali orang tersebut sangat kaya sekalipun.

Salah satu pemandangan Hong Kong di malam hari, Beberapa spot ada yang terkenal sebagai red disctrict area. Bahkan di depan penginapan Sayapun di Woosung Street hal tersebut bisa dilihat dari jendela hostel. Transaksi tersebut terjadi setelah dini hari.

Suasana jalanan Hong Kong di malam hari, masih teratur, tidak menerobos area penyeberangan pejalan kaki.

Dengan marka dan rambu-rambu jalan yang jelas, tidak ada alasan untuk melakukan pelanggaran, sekecil apapun itu.

Street Food, pada malam hari, beberapa ruas jalan ada yang beralih fungsi menjadi tempat berjualan makanan, minuman serta bazaar layaknya Temple Street Night Market.

Sekian pengalaman singkat Saya terkait street photography yang berkaitan dengan dunia teknik sipil, semoga menginspirasi dan bermanfaat.

Previous | Next

find more my article reviews on TripAdvisor

| via @arishms | ig : arisandroo |

email : aris.itb@gmail.com

About Me

Here I'll share my knowledge, discovery and experience related to my hobby and work. Most articles on this site are related to my travelling experiences More

Want to subscribe?

 Subscribe in a reader Or, subscribe via email:
Enter your email address:  
Memorizing Like an Elephant