Archive for the ‘ITB’ Category

Pernyataan Sikap Alumni ITB #SaveKPK

Sunday, October 7th, 2012 |

Kami Alumni ITB menyatakan bahwa :

1. Tindak pidana korupsi sebagai kejahatan luar biasa yang telah menghancurkan sistem ekonomi dan menguras keuangan negara sehingga menyengsarakan rakyat Indonesia, dalam berbagai bidang kehidupan sosial ekonomi dan budaya.


2. Pembentukan KPK merupakan amanat seluruh rakyat Indonesia untuk melawan korupsi, menyelamatkan keuangan negara dan membersihkan Indonesia dari korupsi, karena gagalnya pemberantasan korupsi oleh aparat penegak hukum biasa yang sudah tidak mendapat kepercayaan publik.3. Tindakan segelintir oknum kepolisian yang mendatangi KPK dengan dalih mau menjemput/menangkap penyidik KPK Kompol Novel Baswedan, Ketua Satgas perkara korupsi simulator SIM yang melibatkan pimpinan kepolisian, merupakan bentuk teror untuk menghalangi-halangi upaya pemberantasan korupsi yang dapat dikategorikan obstruction of justice.

4. Menurut hemat kami tindakan segelintir oknum polisi tersebut tidak bisa dilepaskan dari tarik menarik penanganan perkara simulator SIM antara Polisi dengan KPK. Oleh karena itu, untuk mendapatkan kepercayaan publik dan menghindari adanya konflik kepentingan, perkara simulator SIM harus ditangani hanya oleh KPK sebagaimana diatur dalam UU KPK.

5. Kapolri selaku pimpinan tertinggi institusi kepolisian bertanggung jawab untuk mengawasi dan membenahi kinerja anak buahnya agar tidak melakukan kegiatan dan cara-cara yang kontra produktif dalam memerangi korupsi, seperti yang dilakukan oleh oknum Direskrim Polda Bengkulu di KPK.

6. Kami melihat adanya upaya untuk melemahkan KPK yang dilakukan secara terencana dan sistematis, oleh berbagai pihak yang tidak senang dengan pemberantasan korupsi. Oleh karena itu kami minta Presiden Susilo Bambang Yudoyono untuk bertindak tegas mengatasi upaya pelemahan KPK tersebut.

7. Sebagai bagian dari civil society pemegang kedaulatan rakyat, kami mengingatkan kepada semua pihak untuk mendukung upaya pemberantasan korupsi dan menyelamatkan KPK.

Demi Tuhan, Bangsa dan Almamater.

Mars HMS ITB

Sunday, October 7th, 2012 |

Kami HMS ITB
Bersatu padu
Di bawah almamater
ITB tercinta

Melangkah dengan gagah dan perkasa
Meraih cita-cita
Berbakti dan berkarya tuk negara
Indonesia

Tak gentar akan rintangan
Dan cobaan
Dengan smangat ayo maju terus
Hidup HMS ITB!

Download mp3 : 4shared

RIP Great Aheng

Saturday, September 22nd, 2012 |

Innalillahi wa innailaihi raajiun.

Telah berpulang ke hadapan-Nya Hendra Aripin (1986-2012), alumni Pengajar Muda Kabupaten Halmahera Selatan, tahun 2010-2011, pada hari ini di Kuching, Malaysia. Beberapa bulan terakhir, Hendra menjalani pengobatan intensif di sana.

“Nothing permanent in this wicked world, not even our troubles,” demikian nasihat bijak Hendra yang masih terngiang walau dia sudah mendiang.

Keluarga Besar Indonesia Mengajar mengungkapkan rasa duka cita sedalam-dalamnya atas berpulangnya Hendra. Semoga amal perbuatan Hendra diterima dalam kondisi terbaik di hadapan Sang Pemilik Hidup dan dia diampuni segala kesalahannya.

Tidak ada yang terlalu cepat atau lambat dalam takdir. Karena takdir tidak dipilih, dia memilih.

selamat jalan interisti sejati

2 Tahun Lagi, ITB Targetkan 5 Prodi Berakreditasi Internasional

Friday, September 7th, 2012 |

Bandung – Dalam kurun waktu satu hingga dua tahun ke depan, Institut Teknologi Bandung (ITB) menargetkan lima program studi (prodi) mendapat akreditasi internasional dari Accreditation Board for Engineering and Technology (ABET), lembaga akreditasi independen dari Amerika Serikat.

Sejauh ini sudah ada empat prodi di ITB yang mendapat akreditasi ABET. Keempat prodi itu masing-masing teknik elektro, teknik kelautan, teknik kimia dan teknik fisika.

“Kita berharap dalam satu hingga dua tahun ke depan, lima prodi lainnya menyusul dapat akreditasi (ABET),” ujar Sekretaris Satuan Penjaminan Mutu (SPB) ITB Pepen Arifin dalam konferensi pers di Gedung Rektorat ITB, Jalan Sulanjana, Jumat (7/9/2012). 

Kelima prodi yang ditargetkan segera mendapat akreditasi ABET adalah teknik industri, teknik perminyakan, teknik informatika, teknik lingkungan dan teknik sipil.

Untuk mendapat akreditasi ABET, Pepen menyebut butuh persiapan yang banyak mulai dari perbaikan sarana-prasarana hingga peningkatan kualitas SDM.

“ITB punya komitmen semua hal yang jadi persyaratan untuk mendapat akreditasi ABET harus terpenuhi dalam kurun satu hingga dua tahun ini,” kata Pepen.

Sementara selain tengah merintis untuk mendapat akreditasi ABET, beberapa prodi juga mempersiapkan diri untuk mendapat akreditasi pendidikan dari lembaga akreditasi internasional lainnya.

SPM misalnya tengah menempuh akreditasi dari lembaga akreditasi di Jepang, prodi S2 arsitektur menjajaki akreditasi di Korea, teknik kimia di lembaga akreditasi di Inggris, serta teknik mesin dan kedirgantaraan di lembaga akreditasi di Jepang.

via  : detik.com

Lebaran via Bandung

Saturday, August 25th, 2012 |

Lebaran via Bandung, mungkin begitu tema yang pas untuk lebaran kali ini. Momen ini mengingatkan saya akan kenangan 2 tahun lalu, persis saat saya masih berstatus mahasiswa yang sedang berjuang untuk menyelesaikan tugas akhir di salah satu kampus terbaik negeri ini, Institut Teknologi Bandung.

Kesempatan untuk mudik itu ada, tiket pesawat pulang pergi Jakarta-Padang sudah digenggaman saya tapi beberapa hari sebelum hari keberangkatan saya memutuskan untuk tidak mudik karna satu dan lain hal. Saya menelepon keluarga di Padang dan mereka menerima alasan saya tidak mudik. Tiket keberangkatan hangus dan saya berlebaran di Bandung.

Mungkin hal yang sulit bagi seseorang  adalah  mengambil sebuah keputusan, begitu pula saya. Keraguan itu sempat ada, karna saya berjanji kepada adik bungsu saya untuk membelikan hadiah sebuah laptop kepadanya karna berhasil masuk IPA di sekolahnya. Beberapa hari sebelum hari H keberangkatan, saya juga menyempatkan diri bersama teman saya untuk mencari hadiah tersebut meskipun itu sebatas harapan.

Lebaran via Bandung bukan hal asing bagi saya. Tahun 2010, saya bersama beberapa teman mahasiswa Aceh berlebaran di Bandung. Lebih banyak dukanya sih, ketika sebagian besar orang harus berbagi hari bahagia dengan keluarganya dan menikmati hidangan lebaran, kami justru terdampar di perantauan sembari mencari sesuap lontong di rumah Rektor ITB dan Gubernur Jawa Barat. Bahkan untuk pertama kalinya saya menikmati suasana Kebun Binatang Bandung 🙂

Tidak terlalu buruk menikmati berlebaran di Kota Bandung bersama tiga orang sahabat saya. Lebaran kali ini kami masih menikmati hari kemenangan di rantau orang dengan paket lengkap dari sebuah BUMN telekomunikasi. In the spesial case , kami semua sudah lulus kuliah dan berkerja, terkecuali saya yang telah mengajukan resign per tanggal 15 agustus 2012. Selalu ada hikmah. Semoga kami dapat menikmati puasa di tahun-tahun yang akan datang, dimanapun lebarannya, barakallah ^^

Postingan ini dalam rangka Lomba Blog Pojok Pulsa:

Pojok PulsaPulsa ElektrikPulsa MurahVoucher Game Online.

Mau Pulsa Gratis? Follow: @pojoktweet | Facebook Page Pojok Pulsa | Pojok Pulsa Google Plus Page

About Me

Here I'll share my knowledge, discovery and experience related to my hobby and work. Most articles on this site are related to my travelling experiences More

Want to subscribe?

 Subscribe in a reader Or, subscribe via email:
Enter your email address:  
Memorizing Like an Elephant