Archive for the ‘ARIS’ Category

Best Presenter Paper pada Kongres dan PIT Ke-2 Perhimpunan Ahli Airtanah Indonesia (PAAI)

Friday, September 15th, 2017 |

Yogyakarta, 13-15 September 2017

Alhamdulillah, presenter paper terbaik dalam Kongres dan Pertemuan Ilmiah Tahunan Kedua Perhimpuan Ahli Airtanah Indonesia.

Thanks @lpdp_ri untuk dana risetnya 

 

[Kulon Progo] Wisata Alam Kalibiru

Saturday, August 19th, 2017 |


Objek Wisata Alam Kalibiru di Kala Senja

Wisata alam Kalibiru merupakan objek wisata hits di Kab. Kulon Progo yang ramai dikunjungi oleh pengunjung, terutama di akhir pekan. Dari kabar burung yang saya dengar, objek wisata ini menjadi hits karna Titi Kamal mengupload foto-foto pribadinya ketika berkunjung ke objek wisata ini.

Objek wisata alam Kalibiru menawarkan pemandangan alam yang asri dengan latar belakang Waduk Sermo. Untuk mencapainya, kamu dapat mengikuti pentunjuk arah yang terpasang di jalan menuju Waduk Sermo atau menggunakan aplikasi peta online seperti google maps dan waze.

Selamat menikmati keindahan alam Kulon Progo ya, berikut courtesy foto-foto pribadi saya ketika berkunjung ke wisata alam Kalibiru selepas melakukan kerja sosial Menyapa Indonesia ‘Sapa Sebatang’:


Bersama Wahyu (Awardee LPDP PK-43)


Pemandangan Wisata Alam Kalibiru dengan Latar Belakang Waduk Sermo


Foto Bareng Awardee LPDP PK-43 di Objek Wisata Alam Kalibiru

Artikel terkait lainnya
Menyapa Indonesia ‘Sapa Sebatang’ | Waduk Sermo

@arishms

Tips Ngopi Hemat di Starbucks

Tuesday, August 8th, 2017 |

8 Agustus 2017
Gerai Starbucks Bandara International Narita, Jepang

Mungkin saja artikel ini sudah menjadi rahasia umum mengingat ketika saya googling, saya menemukan satu tulisan serupa yang telah lebih dahulu posting, yaitu milik Kang Dani Rachmat di https://danirachmat.com/tips-hemat-ngopi-di-starbucks/. Artikel saya kali ini merupakan pengalaman pribadi saya ketika saya ngopi hemat di Sbux (red: Starbucks). Berikut sharing pengalamannya:

Promo Tumbler
Promo ini merupakan promo yang didapat ketika kamu membeli minuman dengan menggunakan tumbler Sbux even minuman itu ialah brew coffee atau iced coffee. Promo yang didapat ialah sebesar Rp.3000,-/tumbler.

Minum Iced Coffee
Minum Iced Coffee atau Brew Coffee ialah jenis minuman eps. kopi yang paling murah di Sbux, yaitu seharga Rp. 21.000,- untuk ukuran tall, jika dikombinasikan dengan promo tumbler maka berhak mendapat potongan Rp.3000,- lagi. So, kamu hanya membayar Rp. 18.000,- untuk bisa nongkrong cantik sembari internetan dengan harga ekonomis di kedai kopi ternama. Btw, jangan lupa ingatkan baristanya ya, kali-kali dia lupa potong promo tumblernya.

Promo line
Promo ini didapat dengan menunjukkan e-voucher/kupon pada aplikasi chat line yang kamu punya. Pertama-tama, kamu harus melakukan pertemanan dengan acc. Sbux di line dan kamu akan mendapatkan informasi promo e-voucher/kupon pada periode tertentu misalnya promo “Happy International Friendship Day!” Buy 1 get 1. Selain promo Buy 1 Get 1, ada juga promo beli minuman seharga Rp 25.000.- atau beli makanan free minuman. Promo ini sering saya nikmatin bersama teman saya (red : apalagi promo Buy 1 get 1).

Promo Tanggal 22
Promo ini didapat dengan membeli minuman dengan menggunakan tumbler Sbux setiap tanggal 22 setiap bulannya. Promo yang didapat ialah potongan harga minuman setengah dari harga aslinya. Minimal setiap bulan sekali kamu bisa nongkrong di Sbux, sepenting itu hahaha

Promo Tumbler Baru
Promo ini didapat ketika membeli tumbler baru baik di dalam maupun luar negeri. Promo yang didapat ialah gratis minuman, apapun jenis minumannya. Hmmm…biasanya saya memesan minuman yang paling mahal 🙂

Sekian pengalaman pribadi saya ngopi hemat di Sbux. Jika ada yang punya pengalaman menarik lainnya, bisa saja sharing pada kolom komentar artikel ini, semoga bermanfaat ya 🙂

@arishms

Tips Mendapatkan Visa Jepang untuk KTP Daerah di Kedubes Jepang Jakarta

Tuesday, July 11th, 2017 |

9 Juli 2017

Gambar : Peta Pembagian Wilayah Kerja Kedutaan Besar Jepang dan Konsulat Jenderal Jepang di Indonesia

Kepengurusan visa Jepang disesuaikan dengan pembagian wilayah kerja Kedutaan Besar dan Konsulat Jendral Jepang di Indonesia (terlampir pada peta). Adapun pemilik KTP daerah yang merantau/bekerja/kuliah di Jakarta dan sekitarnya dapat mengurus visa Jepang di Kedutaan Besar Jepang di Jakarta dengan syarat:

  1. Menggunakan E-Passport dengan masa kunjungan < 14 hari, bebas biaya visa, berlaku untuk 3 tahun. Jika > 14 hari harus mengurus visa di kantor regional.
  2. Menggunakan surat keterangan mahasiswa aktif dari program studi tempat belajar.

Informasi tersebut saya dapatkan dengan membaca aturan yang tertera di website Kedubes Jepang Jakarta, informasi dari teman, dan pengalam pribadi. Semoga bermanfaat.

via @arishms

Tes Kesehatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung

Monday, June 26th, 2017 |

19 Juni 2017

Tarif Tes Kesehatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung

Kali ini saya akan bercerita tentang pengalaman saya melakukan tes kesehatan untuk melamar pekerjaan dosen di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung, biasa disingkat dengan singkatan RSHS. Saat ini, bagi yang ingin melakukan tes kesehatan di RSHS baik untuk CPNS, Melamar Pekerjaan, Beasiswa LPDP, NIDN, NIDK dan lainnya, dilakukan terpusat di Gedung Cardiac, tepatnya di lantai 4 gedung tersebut. Bagi yang baru pertama kali atau belum terbiasa berkunjung ke RSHS, memang agak membingungkan untuk mencapai gedung tersebut, mengingat tanda petunjuk arah gedung yang tidak terlalu informatif. Tipsnya adalah bertanya ke satpam, cleaning service, atau petugas kesehatan. Tidak semua yang berseragam sneli dokter mengetahui letak gedung ini, bisa diasumsikan yang besangkutan adalah koas, seperti yang saya alami ketika bertanya kepada 3 orang berpakaian sneli putih namun mereka kebingungan untuk menjawab ketika saya bertanya tentang lab. tes bebas narkoba hingga sayapun bertanya ke petugas kebersihan dan satpam, mereka mampu menjelaskan arah untuk mencapai Gedung Cardiac tersebut 🙂

Petugas pendaftaran sudah terbiasa dengan paket tes kesehatan seperti pada gambar yang saya lampirkan di atas, namun kita harus teliti dan bertanya jika tidak paham terhadap serangkaian tes tersebut. Seperti yang saya alami, setelah proses registrasi beres, sayapun diminta untuk melakukan pembayaran di loket bank Mandiri, letaknya masih di lantai 4, di seberang bagian pendaftaran. Petugas loket bank Mandiri melakukan perhitungan biaya dan total biaya tes kesehatan adalah Rp 580.000,-. Sayapun terkejut, karena menurut saya biayanya terlalu mahal, saya berasumsi bahwa tes kesehatan yang harus saya jalani hanya dua yaitu tes kesehatan jasmani dan bebas narkoba/Napza, ditambah biaya pendaftaran, total Rp 295.000.-. Lalu  saya hold dokumennya dan kembali ke meja pendaftaran, petugas pendaftaran mengecek dokumen tes kesehatan yang harus saya jalani, dan ternyata saya tidak perlu melakukan tes bebas TB (Photo Torax). Lalu saya ke loket mandiri dan menyerahkan file tes kesehatan kembali. Setelah dilakukan perhitungan biaya ulang, biaya yang dibebankan kepada saya adalah Rp 495.000,- karna saya masih merasa salah perhitungan, saya hold transaksinya dan kembali ke meja pendaftaran, ternyata untuk melamar pekerjaan dosen ada 3 tes kesehatan yang harus dilakukan yaitu tes kesehatan jasmani, tes kesehatan rohani, dan tes bebas narkoba (red : paket NIDN). Saya cek dokumen persyaratan lamaran dari instansi, sepertinya kurang lebih tes yang harus dijalani seperti yang dijelaskan oleh petugas registrasi.

Sangat disayangkan, pada saat pembayaran di loket bank Mandiri, saya tidak dapat melakukan pembayaran via debit karna sedang ada kendala dan saya harus merelakan kehilangan fiestapoint karna pembayaran menggunakan cash. Setelah melakukan pembayaran, sayapun ke meja pendaftaran lagi untuk konfirmasi bahwa pembayaran tes telah lunas. Beruntungnya, karena ketika saya mendaftar sebelum waktuk istirahat (red : tepatnya agak mepet dengan waktu istirahat), sayapun masih dipersilahkan langsung untuk melakukan serangkaian tes:

  1. Tes kesehatan jasmani: adapun untuk tes kesehatan jasmani yaitu tes buta warna, tes berat badan, tes tinggi badan, dan tes tensi darah oleh petugas kesehatan. Lalu dilakukan tes fisik, tes tensi darah, dan wawancara  historical kesehatan oleh dokter ruangan.
  2. Tes kesehatan rohani: adapun untuk tes keseatan rohani/MMPI ini ialah dengan menjawab 567 soal, jawaban disilang mana yang paling menggambarkan pribadi kamu dan paling tidak menggambarkan pribadi kamu, waktunya kurang lebih 2 jam, dan saya dapat menyelesaikannya dalam waktu satu jam lebih sedikit. Jawaban dapat diisi dengan menggunakan pulpen atau pensil.
  3. Tes bebas narkoba/NAPZA : adapun tes bebas narkoba/NAPZA ialah dengan mengambil sampel air urine yang dimasukkan di dalam sebuah botol sampel, lalu sampel urine diletakkan di tempat yang telah disediakan, kemudian dilakukan serangkaian uji lab. terhadap sampel tersebut oleh petugas kesehatan. Tes ini berguna untuk mengetahui apakah saya terindikasi menggunakan zat-zat terlarang atau tidak. Selain uji lab., juga dilakukan serangkaian tes wawancara terkait kebiasaan kita, baik merokok, menggunakan narkoba dan pertanyaan terkait lainnya di bagian psikometri (red: lantai 1 di sebelah gedung  Cardiac Centre).

Keseluruhan proses tes kesehatan jasmani, rohani, dan bebas NAPZA berlangsung selama satu hari dan hasil tes dapat diketahui hari itu juga. Serangkain hasil tes sudah dapat diketahui, namun dikarenakan saya datangnya mendekati waktu  istirahat dan bulan Ramadhan, hanya surat kesehatan jasmani saja yang bisa didapat pada hari tes tersebut, mengingat dokter yang bertanggung jawab telah pulang sesuai jadwal.

Keesokan harinya, sebelum jam istirahat, sayapun mendatangi kembali bagian psikometri untuk mengambil hasil tes kesehatan rohani dan bebas narkoba. Proses yang cepat dengan staf yang kooperatif.

Informasi tambahan untuk Tes Kesehatan Beasiswa LPDP:

Dahulu : Kebetulan saya Awardeee LPDP PK-43, saya cuma menyerahkan surat keterangan sehat dari RS Gandaria, Jaksel.

Saat ini : Ada beberapa tes yang harus dijalani yaitu: tes kesehatan jasmani, tes bebas narkoba, dan tes foto thorax/bebas TB, include biaya pendaftaran, total biaya : Rp 380.000,-

Selamat mencoba, semoga artikel ini bermanfaat, jangan persiapkan duit cash secukupnya ya hehe

 

Bonus:

Dilarang mengambil antrian untuk orang lain

@arishms

About Me

Here I'll share my knowledge, discovery and experience related to my hobby and work. Most articles on this site are related to my travelling experiences More

Want to subscribe?

 Subscribe in a reader Or, subscribe via email:
Enter your email address:  
Memorizing Like an Elephant