Archive for June 26th, 2017

Tes Kesehatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung

Monday, June 26th, 2017

19 Juni 2017

Tarif Tes Kesehatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung

Kali ini saya akan bercerita tentang pengalaman saya melakukan tes kesehatan untuk melamar pekerjaan dosen di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung, biasa disingkat dengan singkatan RSHS. Saat ini, bagi yang ingin melakukan tes kesehatan di RSHS baik untuk CPNS, Melamar Pekerjaan, Beasiswa LPDP, NIDN, NIDK dan lainnya, dilakukan terpusat di Gedung Cardiac, tepatnya di lantai 4 gedung tersebut. Bagi yang baru pertama kali atau belum terbiasa berkunjung ke RSHS, memang agak membingungkan untuk mencapai gedung tersebut, mengingat tanda petunjuk arah gedung yang tidak terlalu informatif. Tipsnya adalah bertanya ke satpam, cleaning service, atau petugas kesehatan. Tidak semua yang berseragam sneli dokter mengetahui letak gedung ini, bisa diasumsikan yang besangkutan adalah koas, seperti yang saya alami ketika bertanya kepada 3 orang berpakaian sneli putih namun mereka kebingungan untuk menjawab ketika saya bertanya tentang lab. tes bebas narkoba hingga sayapun bertanya ke petugas kebersihan dan satpam, mereka mampu menjelaskan arah untuk mencapai Gedung Cardiac tersebut 🙂

Petugas pendaftaran sudah terbiasa dengan paket tes kesehatan seperti pada gambar yang saya lampirkan di atas, namun kita harus teliti dan bertanya jika tidak paham terhadap serangkaian tes tersebut. Seperti yang saya alami, setelah proses registrasi beres, sayapun diminta untuk melakukan pembayaran di loket bank Mandiri, letaknya masih di lantai 4, di seberang bagian pendaftaran. Petugas loket bank Mandiri melakukan perhitungan biaya dan total biaya tes kesehatan adalah Rp 580.000,-. Sayapun terkejut, karena menurut saya biayanya terlalu mahal, saya berasumsi bahwa tes kesehatan yang harus saya jalani hanya dua yaitu tes kesehatan jasmani dan bebas narkoba/Napza, ditambah biaya pendaftaran, total Rp 295.000.-. Lalu  saya hold dokumennya dan kembali ke meja pendaftaran, petugas pendaftaran mengecek dokumen tes kesehatan yang harus saya jalani, dan ternyata saya tidak perlu melakukan tes bebas TB (Photo Torax). Lalu saya ke loket mandiri dan menyerahkan file tes kesehatan kembali. Setelah dilakukan perhitungan biaya ulang, biaya yang dibebankan kepada saya adalah Rp 495.000,- karna saya masih merasa salah perhitungan, saya hold transaksinya dan kembali ke meja pendaftaran, ternyata untuk melamar pekerjaan dosen ada 3 tes kesehatan yang harus dilakukan yaitu tes kesehatan jasmani, tes kesehatan rohani, dan tes bebas narkoba (red : paket NIDN). Saya cek dokumen persyaratan lamaran dari instansi, sepertinya kurang lebih tes yang harus dijalani seperti yang dijelaskan oleh petugas registrasi.

Sangat disayangkan, pada saat pembayaran di loket bank Mandiri, saya tidak dapat melakukan pembayaran via debit karna sedang ada kendala dan saya harus merelakan kehilangan fiestapoint karna pembayaran menggunakan cash. Setelah melakukan pembayaran, sayapun ke meja pendaftaran lagi untuk konfirmasi bahwa pembayaran tes telah lunas. Beruntungnya, karena ketika saya mendaftar sebelum waktuk istirahat (red : tepatnya agak mepet dengan waktu istirahat), sayapun masih dipersilahkan langsung untuk melakukan serangkaian tes:

  1. Tes kesehatan jasmani: adapun untuk tes kesehatan jasmani yaitu tes buta warna, tes berat badan, tes tinggi badan, dan tes tensi darah oleh petugas kesehatan. Lalu dilakukan tes fisik, tes tensi darah, dan wawancara  historical kesehatan oleh dokter ruangan.
  2. Tes kesehatan rohani: adapun untuk tes keseatan rohani/MMPI ini ialah dengan menjawab 567 soal, jawaban disilang mana yang paling menggambarkan pribadi kamu dan paling tidak menggambarkan pribadi kamu, waktunya kurang lebih 2 jam, dan saya dapat menyelesaikannya dalam waktu satu jam lebih sedikit. Jawaban dapat diisi dengan menggunakan pulpen atau pensil.
  3. Tes bebas narkoba/NAPZA : adapun tes bebas narkoba/NAPZA ialah dengan mengambil sampel air urine yang dimasukkan di dalam sebuah botol sampel, lalu sampel urine diletakkan di tempat yang telah disediakan, kemudian dilakukan serangkaian uji lab. terhadap sampel tersebut oleh petugas kesehatan. Tes ini berguna untuk mengetahui apakah saya terindikasi menggunakan zat-zat terlarang atau tidak. Selain uji lab., juga dilakukan serangkaian tes wawancara terkait kebiasaan kita, baik merokok, menggunakan narkoba dan pertanyaan terkait lainnya di bagian psikometri (red: lantai 1 di sebelah gedung  Cardiac Centre).

Keseluruhan proses tes kesehatan jasmani, rohani, dan bebas NAPZA berlangsung selama satu hari dan hasil tes dapat diketahui hari itu juga. Serangkain hasil tes sudah dapat diketahui, namun dikarenakan saya datangnya mendekati waktu  istirahat dan bulan Ramadhan, hanya surat kesehatan jasmani saja yang bisa didapat pada hari tes tersebut, mengingat dokter yang bertanggung jawab telah pulang sesuai jadwal.

Keesokan harinya, sebelum jam istirahat, sayapun mendatangi kembali bagian psikometri untuk mengambil hasil tes kesehatan rohani dan bebas narkoba. Proses yang cepat dengan staf yang kooperatif.

Informasi tambahan untuk Tes Kesehatan Beasiswa LPDP:

Dahulu : Kebetulan saya Awardeee LPDP PK-43, saya cuma menyerahkan surat keterangan sehat dari RS Gandaria, Jaksel.

Saat ini : Ada beberapa tes yang harus dijalani yaitu: tes kesehatan jasmani, tes bebas narkoba, dan tes foto thorax/bebas TB, include biaya pendaftaran, total biaya : Rp 380.000,-

Selamat mencoba, semoga artikel ini bermanfaat, jangan persiapkan duit cash secukupnya ya hehe

 

Bonus:

Dilarang mengambil antrian untuk orang lain

@arishms

About Me

Here I'll share my knowledge, discovery and experience related to my hobby and work. Most articles on this site are related to my travelling experiences More

Want to subscribe?

 Subscribe in a reader Or, subscribe via email:
Enter your email address:  
Memorizing Like an Elephant