[Hong Kong] Civil Engineering Street Photography

Written on January 22, 2017 – 2:22 am | by Aris Rinaldi | tags , , , , |

Jalan-jalan ke Hong Kong tak lepas dari suasana jalanan dan gedung perkotaan. Berikut  ini  adalah beberapa hasil jepretan foto Saya, street photography, berkaitan dengan keilmuan yang pernah Saya pelajari di tahap sarjana, yaitu Teknik Sipil ITB.

Para penumpang yang sedang menunggu bis (red : umumnya bis dua tingkat) di halte dengan suasana jalan yang sepi. Kondisi lalu lintas di kota Hong Kong sangat teratur, jarang dijumpai macet. Mayoritas masyarakat Hong Kong menggunakan moda transportasi umum Bis dan MRT dalam kesehariannya.

Suasana jalan utama di Hong Kong yang relatif sepi dengan gedung-gedung tinggi di sekitarnya. Gedung-gedung ada berfungsi sebagai kantor, hotel/hostel maupun rumah.

Bis double decker yang akan mengangkut penumpang di tempat perhentian bis. Jangan menunggu bis di sembarang tempat ya!

Jika berjalan kaki di jalanan Kota Hong Kong, jangan lupa mengamati keadaan di atasmu bisa saja kamu melewati jalanan yang ada jemuran di atasnya, dan tetesan itu bukan hujan yang turun secara tiba-tiba 🙂

Menyeberanglah di tempat penyeberangan jalan dan pastikan warna lampunya sesuai dengan langkahmu.

Suasana salah satu kontruksi sipil di sekitar Austin Station, dari jumlah tower crane yang digunakan sepertinya proyek ini yang sangat besar dan  sedang mengejar pencapaian kurva S.

Proyek kontruksi jembatan penyeberangan yang rapi dan memperhatikan keselamatan kerja yang baik. Jika melihat hal yang sama di Indonesia, cobalah sesekali memperhatikan detail-detail pekerjaannya.

Di sisi lainnya, pembangunan segmen basement dengan menggunakan temporary bracing. Pengerjaan basement sangat memperhatikan kondisi tanah dan muka airtanah. Agar tidak mengganggu daerah pengerjaan sheet wall, muka airtanah diturunkan dengan proses dewatering.

Gedung-gedung tinggi di sekitar area proyek, sekitaran Austin Station. Umumnya, gedung-gedung ini menggunakan pondasi dalam untuk menanggung beban di atasnya.

Jembatan yang berfungsi sebagai akses untuk mencapai lokasi MRT dan penghubung untuk berpindah tempat dari satu sisi jalan ke sisi lainnya.

Karna lahan yang terbatas di perkotaan, pemerintah Hong Kong menerapkan konsep vertical housing dimana masyarakat tinggal secara kolektif di apartemen/condominium. Jarang Saya melihat permuhan satu atau dua lantai di pusat kota Hong Kong, kecuali orang tersebut sangat kaya sekalipun.

Salah satu pemandangan Hong Kong di malam hari, Beberapa spot ada yang terkenal sebagai red disctrict area. Bahkan di depan penginapan Sayapun di Woosung Street hal tersebut bisa dilihat dari jendela hostel. Transaksi tersebut terjadi setelah dini hari.

Suasana jalanan Hong Kong di malam hari, masih teratur, tidak menerobos area penyeberangan pejalan kaki.

Dengan marka dan rambu-rambu jalan yang jelas, tidak ada alasan untuk melakukan pelanggaran, sekecil apapun itu.

Street Food, pada malam hari, beberapa ruas jalan ada yang beralih fungsi menjadi tempat berjualan makanan, minuman serta bazaar layaknya Temple Street Night Market.

Sekian pengalaman singkat Saya terkait street photography yang berkaitan dengan dunia teknik sipil, semoga menginspirasi dan bermanfaat.

Previous | Next

find more my article reviews on TripAdvisor

| via @arishms | ig : arisandroo |

email : aris.itb@gmail.com

 

Related Posts

Put your related posts code here

Post a Comment

About Me

Here I'll share my knowledge, discovery and experience related to my hobby and work. Most articles on this site are related to my travelling experiences More

Want to subscribe?

 Subscribe in a reader Or, subscribe via email:
Enter your email address:  
Memorizing Like an Elephant