Archive for November, 2016

Hong Kong Memory Trip

Wednesday, November 23rd, 2016

img_20150823_214011

20-25 Agustus 2015

Travelling saya kali ini berkaitan dengan olah raga daya ingat, memory sport (red : informasi lengkapnya bisa berkunjung ke ingatangajah.com). Meskipun belum populer layaknya sepak bola, olah raga ini cukup mendapat hati di Indonesia hingga atlet-atletnya menelurkan prestasi baik dalam negeri maupun internasional. Pada event 1st Asia Memory Championships 2015, saya berkesempatan mewakili Indonesia sebagai arbiter, hingga saya harus merelakan jadwal beachpaker saya tgl 22-26 Agustus 2015 ke Boracay, Filiphina, demi membawa nama negara Indonesia.

Kisah dan pengalaman selama di Hong Kong akan saya sarikan pada blog saya ini, mulai dari pengalaman terbang  dengan Singapore Airline, 1st Asia Memory Championships 2015, kuliner, infrastruktur, masjid hopping dan berlibur di Lantau Island. Semoga pembaca mendapat manfaat dan menambah wawasan 🙂

Selamat membaca

Kompetisi Daya Ingat :

Travelling :

Skywalker

Pulau Lantau 

 Next

find more my article reviews on TripAdvisor

| via @arishms | ig : arisandroo |

email : aris.itb@gmail.com

Keraton Kanoman

Saturday, November 12th, 2016

img_20150816_161845

Gedung Pusaka Keraton Kanoman Cirebon

16 Agustus 2015

Keraton Kanoman merupakan keraton terbesar kedua di Cirebon, keraton ini merupakan wilayah Kesultanan Kanoman yang merupakan hasil pembagian Kesultanan Cirebon setelah meninggalnya Pangeran Girilaya pada tahun 1966.

Saat ini, akses jalan menuju Keraton Kanoman terbilang cukup sulit karna harus melalui pasar yang memiliki akses jalan sempit dan ramai. Mungkin perlu dipikirkan alternatif akses lain?

Sesampainya di Gedung Pusaka Keraton Kanoman, kamipun mengurungkan niat untuk masuk ke dalamnya, hal ini dengan pertimbangan harus membayar sementara kondisinya seperti kurang terawat. Semoga ada inovasi dan perhatian lebih untuk  melestarikan Keraton Kanoman yang saat ini telah ditetapkan sebagai objek vital yang harus dilindungi.

Previous | Next

find more my article reviews on TripAdvisor

| via @arishms | ig : arisandroo |

email : aris.itb@gmail.com

Keraton Kasepuhan

Saturday, November 12th, 2016

16 Agustus 2015

img-20150816-wa00461

Berfoto di  Kutagara Wadasan Keraton Kasepuhan

Sehabis menunaikan ibadah solat di  Masjid Agung Sang Cipta Rasa kami melanjutkan perjalanan ke destinasi selanjutnya yaitu Keraton Kasepuhan. Letaknya tidak terlalu jauh dari Masjid Agung Sang Cipta Rasa, dapat ditempuh dengan berjalan kaki. Untuk masuk ke dalam Keraton Kasepuhan dibutuhkan tiket masuk, sesuai dengan identitas diri yaitu umum  atau pelajar serta WNI atau WNA, dengan besaran harga bervariasi.

Keraton Kasepuhan merupakan keraton tertua di Cirebon. Areanya luas dengan kondisi perawatan yang baik. Berikut reportase foto ketika kami berkunjung ke Keraton Kasepuhan Cirebon :

img-20150816-wa00161

Berfoto di depan Gapura Keraton Kasepuhan, Siti Inggil, terdiri dari susunan bata liat.

img-20150816-wa00401

Berfoto di salah satu gerbang Keraton Kasepuhan. Ukurin gerbangnya sungguh menarik

img_20150816_152725

Beranda depan/teras salah satu bangunan di area Keraton Kesepuhan. Terdapat pilar kolom simetris dengan perpaduan warna putih dan hijau.

img_20150816_153736

Kekhasan bangunan rumah khas Jawa, dengan dua daun pintu dan genteng atap mengerucut bentuk limas.

img_20150816_155538

Lukisan Prabu Siliwangi dengan macam putihnya, lukisan yang dipercaya memilki aura mistis.

img_20150816_155410

Kereta Singa Barong, merupakan kereta kencana Sunan  Gunung Jati, Raja Pertama Kerajaan Cirebon. Kereta ini sudah tidak dipergunakan lagi namun setiap tanggal 1 Syawal kereta ini dikeluarkan dan dimandikan.

img_20150816_154758Berfoto di koleksi museum Keraton Kasepuhan, koleksi museumnya cukup lengkap serta informatif.

Berkunjung ke Keraton Kasepuhan sangat baik untuk menambah wawasan sejarah, Indonesia pada umumnya dan Cirebon pada khususnya. Lokasi wisata yang baik buat pelajar dan keluarga.

Notes :

  • Hiraukan pungli yang ada di dalam kawasan Keraton Kasepuhan. Kita sudah membayar tiket jadi tidak perlu membayar retribusi aneh-aneh lagi.
  • Harga tiket masuk Senin-Jumat
    Umum WNI/WNA: Rp. 15.000/50.000
    Pelajar WNI/WNA: Rp. 10.000/25.000
    Harga tiket masuk Sabtu, Minggu, Libur
    Umum WNI/WNA: Rp. 20.000/70.000
    Pelajar WNI/WNA: Rp. 15.000/40.000
  • Mahasiswa termasuk dalam kategori pelajar, tunjukkan KTM sewaktu pembayaran tiket masuk.
  • Informasi tambahan bisa berkunjung ke : pergidulu.com

    Previous | Next

    find more my article reviews on TripAdvisor

    | via @arishms | ig : arisandroo |

    email : aris.itb@gmail.com

Masjid Agung Sang Cipta Rasa

Thursday, November 10th, 2016

16 Agustus 2015

20150816_145911

Masjid Agung Sang Cipta Rasa merupakan masjid tertua di Kota Cirebon. Masjid ini juga terkenal dengan sebutan Masjid Agung Cirebon. Sebagai seorang engineer sipil , masjid ini memiliki daya tarik tersendiri bagi saya. Desain arsitektural dan struktural sangat menarik. Dari sisi arsitektural, desain atapnya tidak seperti layaknya bentuk atap masjid-masjid di Pulau Jawa yang memilki kemuncak. Dari sisi struktural, tiang-tiang kolom dan balok masjid terbuat dari kayu.

Bagi para pelancong lokal maupun manca negara, Masjid Agung Sang Cipta Rasa bisa dijadikan salah satu  destinasi wisata religi, menunaikan ibadah salat di Masjid ini (red : khusus muslim) dan berfoto ria. Bahkan ada yang meyakini bahwa masjid ini dapat memberi barokah tersendiri dengan melakukan ritual-ritual tertentu.Wallahu alam.

20150816_145604

Sisi Saf Imam

20150816_145712

20150816_145740

20150816_145536

Struktur Kolom dan Balok Masjid yang terbuat dari Kayu

Berkunjung ke masjid ini juga menimbulkan kewaspadaan tersendiri bagi pengunjung yaitu banyaknya pungutan liar, mulai saat masuk ke gerbang, meletakkan sepatu/sendal dan pungutan liar lainnya. Hal ini harus menjadi perhatian dari  pihak pengelola masjid dan pemerintah setempat agar para pelancong tidak kapok datang ke Masjid Agung Sang Cipta Rasa.

Previous | Next

find more my article reviews on TripAdvisor

| via @arishms | ig : arisandroo |

email : aris.itb@gmail.com

Nasi Jamblang Ibu Nur

Thursday, November 3rd, 2016

20150816_132707

16 Agustus 2015

Perjalanan yang cukup panjang dari Kuningan menuju Cirebon serta mengitari Museum Terbuka “Gua Sunyaragi” membuat perut menjadi semakin keroncongan. Ya, bersantap siang di Cirebon merupakan salah satu whislist kami mengingat  Cirebon memilki variasi kuliner cukup menggugah selera, satu diantaranya yaitu Nasi Jamblang Ibu Nur.

20150816_131358

Nasi Jamblang Ibu Nur merupakan destinasi wisata kuliner favorit di Kota Cirebon. Ketika sampai saja kami sudah kesulitan mencari parkiran dan antriannya pun mengular bersama pengunjung lainnya.

20150816_132441

Menu Nasi Jamblang merupakan menu kuliner khas Cirebon dengan ciri khas daun jati sebagai sebagai alas piring. Porsi nasinya tidak terlalu banyak, mirip nasi kucing, dengan variasi lauk yang beragam. Jadi, jika kamu ‘laper’ sebaiknya memesan dua porsi nasi. Menu lauk andalan Nasi Jamblang Ibu Nur yaitu cumi saus itam dan otak sapi goreng.

nasi-jamblang-ibu-nur

Gimana? Bikin laper kan ya? hehe. Selain menu Nasi Jamblang, Ibu Nur juga membuka usaha kuliner khas Cirebon lainnya yaitu Nasi Lengko dan Empal Gentong. Selamat mencoba 🙂

20150816_131349

Notes :

Harga mengikuti jumlah lauk yang diambil, beberapa lauk memiliki harga yang relatif merogoh kocek 🙂

Previous | Next

find more my article reviews on TripAdvisor

| via @arishms | ig : arisandroo |

email : aris.itb@gmail.com

About Me

Here I'll share my knowledge, discovery and experience related to my hobby and work. Most articles on this site are related to my travelling experiences More

Want to subscribe?

 Subscribe in a reader Or, subscribe via email:
Enter your email address:  
Memorizing Like an Elephant