[2015] Malaysia Masjid Hopping

Written on December 31, 2015 – 10:52 pm | by Aris Rinaldi | tags , , , , , , |

26 – 28 Juni 2015

1. Masjid Jami’

IMG_20150627_112841

Masjid Jami di Sore Hari

Masjid Jami’ adalah salah satu masjid tertua di Kuala Lumpur. Masjid ini dapat dicapai dengan menggunakan LRT dengan perhentian stasiun LRT Masjid Jame’ . Selepas check in di ML Inn Hotel, penginapan kami yang posisinya sangat dekat Masjid Jami’, kami melaksanakan salat isya dan solat tawareh. Suasana saat itu sangat tenang, mengingat salat tarawih telah usai sebelumnya. Bagian luar masjid terbuka untuk umat yang ingat melaksanakan ibadah salat atau ibadah lainnya. Pihak penjaga masjid cukup ramah kepada kami, mereka membukakan pagar ketika kami hendak pulang untuk beristirahat.

IMG_20150626_224001

Masjid Jami di Malam Hari

Pada esok harinya, sabtu 27 juni 2015, kami pun melaksanakan solat isya dan tarawih secara berjamaah di masjid ini. Suasana multikultural sangat terasa, saya berjamaah dengan penduduk lokal Melayu, Arab, Asia Selatan dan saudara muslim dari etnis lainya. Syahdu di malam minggu.

IMG_20150627_223454

Mie Kocok Bandung + Teh Hangat

Keunikan dari ramadan kareem di masjid ini adalah tersedianya jamuan makan mie kocok bandung dan satay selepas melaksankan ibadah salat tarawih, dengan air putih dan teh hangat untuk melepas dahaga. Tidak hanya itu, kamipun diberi bekal untuk dibawa pulang, menu nasi dengan lauk ayam, menu yang saya dan Aul nikmatin untuk bersantap sahur.

Masjid Jami’ cukup ramai selepas ibadah salat tarawih sembari menikmati sajian yang disediakan secara gratis, suasana keramahan dan silaturahmi yang terasa hangat.

2. Masjid As Syakirin

Masjid ini berlokasi di seputaran KLCC. Masjid yang selalu ramai dikunjungi para wisatawan manca negara yang hendak menunaikan ibadah salat di Masjid ini. Saya dan Aul, berkunjung ke masjid ini untuk melaksanakan Salat Magrib. Seperti lazimnya masjid lainnya, Masjid As-Syakirin juga menawarkan menu berbuka puasa, bubur lambuk dan teh hangat disertai menu nasi + ayam.

Selain penduduk lokal dan wisatawan, banyak pekerja asing (red : umumnya dari Asia Selatan), yang menunaikan ibadah salat di masjid ini. Suasana yang jarang saya temui di Ibukota Jakarta 🙂

 

3. Masjid Putra

20150627_171654

Masjid Putra berlokasi di Putrajaya, lokasi pusat pemerintahan Malaysia yang baru, menggantikan ibukota negara Malaysia, Kuala Lumpur. Masjid Putra sangat megah dan besar sekali. Saya banyak mengambil cendera mata fhoto di masjid ini, berikut koleksi saya :

IMG_20150627_131827

Tampak Luar Kubah dan Menara Masjid Putra

IMG_20150627_135925

Interior Sisi Dalam Kubah

IMG_20150627_140156

Tampak Mimbar Utama

IMG_20150627_141055

Tiada Panggilan Sepenting Seruan Illahi

Masjid Putra dapat diakses dengan menggunakan KLIA transit dari KL Sentral to Putrajaya dengan waktu tempuh 20 menit (red : harga tiket KLIA transit to Putrajaya RM 9.5). Stasiun KLIA transit Putrajaya terintegrasi dengan stasiun busnya. Untuk mencapai Masjid Putra dapat menaiki Bus Nadi Putra dengan biaya 50 sen Malaysia. Kalau mau jalan kaki juga boleh sih, agak jauh +/- 3km dari stasiun bus dengan pemandangan cukup menarik jika tidak terik.

Saran :

  • Saya tidak sempat berkunjung ke Masjid Nagara, salah satu destinasi masjid hopping yang wajib kamu kunjungi di Malaysia.
  • Cari tiket promo airasia, terutama promo bigpoint. Seru dan murah.

Previous | Next

find more my article reviews on TripAdvisor | via @arishms | ig : arisandroo

email : aris.itb@gmail.com

 

Related Posts

Put your related posts code here

Post a Comment

About Me

Here I'll share my knowledge, discovery and experience related to my hobby and work. Most articles on this site are related to my travelling experiences More

Want to subscribe?

 Subscribe in a reader Or, subscribe via email:
Enter your email address:  
Memorizing Like an Elephant