Archive for May 1st, 2015

Pengalaman Menarik Bersama Batik Air

Friday, May 1st, 2015

fcad7cd7145df7fedfedf175b8b7d9ad[1]

What is the best one million rupiah that you’ve ever spent on?

Setelah kerja rodi dari minggu kemarin buat Pak Yonan, istri tiba-tiba memberi surprise upgrade tiket LCC ke Bisnis Batik (bukan jualan kain ya), and it turns out to be one of the best decision that she has ever done. The Experience was mesmerising

First, I came 20 minutes late for pass check-in, pada pesawat normal seperti Bisnis GA, sudah pasti tidak bisa check in lagi. But Batik called me to make sure about my appointment, and the they do my check-in for me. Sampai di gerbang masuk penerbangan, 1 staff Batik langsung menghampiri dan memberikan boarding pass.

Second, setelah dinas, saya dikawal naik hingga sampai ke dalam lounge padahal pesawat belum boarding (est 10 minutes before boarding), merobek pass saya dan memberikan saya tempat duduk tepat di sebelah pintu gate.

Third, proses boarding masih sama seperti sebelumnya; manula, hamil, dan infant duluan, dilanjut kursi paling belakang, tengah, baru bussiness class. Yang mengagetkan, bahkan setelah penumpang ekonomi sudah keluar gate semua, penumpang business belum diizinkan naik karna monitoring kondisi di dalam pesawat masih mengantri untuk duduk dan luggage. Business attendes diperbolekan masuk ketika aisle business sudah benar clear dari antri.

Fourth, the seat and space feels better dari business GA. Untuk headphone IFE dapat proper Sony on-ear, snack sore pun disajikan dengan niat; meja dilapis taplak putih, walaupun hanya pastel tapi silverwarenya lengkap. Kekurangannya, colokan headphone masih dilayar, bukan di kursi. Jadi, kabel headphone sangat mengganggu aktifitas makan. Oya, tidak ada footrest juga, walaupun legroom memang besar.

Fifth, semua prosedur standar penerbangan yang bisa dirasakan oleh penumpang terasa sublime. Safety feeling terutama diberikan secara informatif oleh awak kabin yang secara berkala memberikan informasi penerbangan (tinggi, kecepatan, cuaca, visavilitas, ETA), walaupun termasuk terlalu sering sehingga mengganggu saya nonton film.

Dan terakhir, keluar dari pesawat hingga ke pengambilan bagasi ada staf yang mengawal.

Semua di atas saya dapatkan dengan hanya membayar 1 juta rupiah. Kalau saya ingat-ingat lagi, bulan lalu naik AA rute kota yang sama saja hargany mahal AA.

Sebagai frequent flyer, business Batik dengan harga segitu dan fitur begitu, no brainer. 4 Thums up

Experienced by Brago AJP | Published by @arishms

About Me

Here I'll share my knowledge, discovery and experience related to my hobby and work. Most articles on this site are related to my travelling experiences More

Want to subscribe?

 Subscribe in a reader Or, subscribe via email:
Enter your email address:  
Memorizing Like an Elephant