Archive for April 27th, 2015

Traveling Syariah Ke Provinsi Serambi Mekah

Monday, April 27th, 2015

Jika Aku diberikan uang 10 juta untuk traveling? Hmmm…nominal yang menarik untuk seorang budget traveling seperti saya. Dari beberapa pengalaman traveling saya :

1. Dengan uang 4 juta rupiah, 2 minggu traveling di Thailand (Bangkok – Pattaya – Phuket)

2. Dengan uang 2,5 juta rupiah, 1 minggu traveling di Penang dan Langkawi

3. Dengan uang 2,5 juta rupiah, 3 hari 4 malam traveling di Brunei Darussalam

Apalagi jika diberikan uang 10 juta rupiah, tentu saya akan berpergian dengan Garuda Indonesia tanpa harus menunggu event garuda travel fair dan menginap di hotel terbaik 🙂

Destinasi yang saya pilih adalah Banda Aceh, Traveling Syariah. Banda Aceh merupakan Kota Serambi Mekah yang memiliki key word wisata favorit saya yaitu : Masjid, Museum, Kopi dan Pantai. Berikut itinerary traveling syariah saya :

14 mei 2015 | Jakarta – Banda Aceh direct flight via Garuda Indonesia

Seperti traveling ke Sulawesi Selatan, februari 2015, kali saya juga memakai Garuda Indonesia untuk traveling syariah  ke Banda Aceh.

Jakarta - Banda Aceh

Sesampainya di Banda Aceh, saya langsung menuju hotel untuk check in selama 3 malam. Pilihan saya jatuh kepada Hotel Kumala Banda Aceh yang sedang promo aplikasi traveloka, dari harga Rp 413.870,- menjadi Rp 306.187,-. Best price so far dengan fasilitas yang cukup lengkap untuk hotel bintang dua ( red : include breakfast) . Selain itu lokasinya juga strategis untuk destinasi favorit saya, menikmati Kopi Aceh Ulee Kareng.

Hotel

 15 Mei 2015 | Masjid dan Museum

1. Masjid Raya Baiturahmaman

Meuseujid_Rayasumber gambar : wikipedia

Destinasi pertama saya adalah Masjid Raya Baiturrahman. Masjid ini berlokasi di tengah kota Banda Aceh, dibangun pada tahun 1612 M oleh Sultan Aceh saat itu, Sultan Iskandar Muda. Masjid ini melambangkan agama, budaya, semangat, kekuatan, perjuangan dan nasionalisme rakyat Aceh. Di masjid ini saya akan melaksanakan salat duha, salat jumat dan mengaji. Time flies seperti saat saya masjid hopping di Brunei Darussalam.

2. Museum Tsunami Aceh

MTA1

sumber gambar : Indonesia Travel

Setelah melaksanakan salat jumat, destinasi ke dua saya adalah Museum Tsunami Aceh. Museum ini diarsiteki oleh Ridwan Kamil (Red : Walikota Bandung saat ini) yang merupakan sebuah simbol untuk bencana gempa bumi dan tsunami Samudra Hindia 2004 sekaligus pusat pendidikan dan tempat perlindungan darurat andai tsunami terjadi lagi. Banyak hikmah yang didapat ketika berkunjung ke tempat ini dan memanjatkan doa untuk para korban 🙁

Pukul 17.00 WIB jadwal berkunjung usai, saya memutuskan untuk kembali ke Hotel untuk beristirahat, mengingat besok adalah beach hopping yang cukup melelahkan. Sembari menikmati malam tak lupa untuk update blog ini.

16 Mei 2015 | Pantai dan Kopi

3 . Pantai

Setelah menikmati sarapan pagi dan berselancar dengan fasilitas wi fi hotel, ada 3 lokasi pantai yang akan saya kunjungi untuk menikmati hari sabtu yang cerah yaitu Pantai Ulee Lheue, Pantai Lampuuk dan Pantai Lhoknga.

Pantai Ulee Lheue

Pantai Ulee Lheue

sumber gambar : pasirpantai.com

Pantai Ulee Lheue tidak terlalu jauh dari pusat Kota Banda Aceh, jaraknya sekitar 3 km. Menikmati pantai di pagi hari  dengan penganan jagung bakar sangatlah menyenangkan. Ketika matahari sudah beranjak tinggi, sayapun memutuskan untuk melanjutkan perjalanan. Menu makan siang hari adalah Ayam Tangkap Cut Dek. Rumah makan ini sangat terkenal akan kelezatan makanan Acehnya terutama ayam tangkap. jangan lupa nasi tambah saboh 🙂

Pantai Lampuuk

Lampuuk

sumber gambar : nusapedia.com

Menjelang sore, destinasi selanjutnya adalah Pantai Lampuuk. Pantai ini terkenal dengan sebutan Pantai Kuta Aceh. Pantai Lampuuk memiliki garis pantai sepanjang 5 km dari selatan ke utara dengan pasir putih lembut dan tebing karang di ujung pantai. Banyak kegiatan yang bisa saya lakukan di pantai ini mulai dari berselancar, berjemur, berenang dan juga bermain banana boat.

Pantai Lhoknga

Pantai Lhoknga

sumber gambar : sianakdesa.com

Pantai ini letaknya tidak terlalu jauh dari Pantai Lampuuk. Pantai merupakan spot yang menarik untuk menikmati senja akhir pekan di Kota Banda Aceh.

4. Kopi

IMG_20150410_195834[1]

Setelah menikmati senja di Pantai Lampuuk, saya memutuskan balik ke hotel untuk bersih-bersih persiapan menikmati malam minggu. Kedai Kopi Solong tidak terlalu jauh dari tempat saya menginap. Kedai ini sangat terkenal dengan racikan kopinya, tempat yang baik untuk bersantai malam minggu syariah dengan secangkir Kopi Khas Aceh Ulee Kareng.

17 Mei 2015 | Lari Pagi & Back To Jakarta Direct Flight via Garuda Indonesia

Minggu pagi, sehabis menikmati secangkir teh susu, saya menuju Lapangan Blang Padang untuk melaksanakan rutinitas harian di Ibukota yaitu lari pagi. Lapangan Blang Padang sering digunakan masyrakat Banda Aceh untuk beraktivitas di luar rumah, salah satunya lari pagi.

Penerbangan pulang ke Jakarta juga memakai Garuda Indonesia direct flight Banda Aceh – Jakarta

Banda Aceh - Jakarta

Kesan menggunakan aplikasi traveloka adalah :

Aplikasi ini sangat praktis digunakan untuk pengguna smartphone baik pengguna ios maupun android. Harga yang ditawarkan juga lebih murah dibanding situs lain. Terkadang ada promo/potongan diskon lagi dari travelokanya seperti ketika saya membeli tiket return Jakarta-Padang dengan Promo Go App, lebih mudah dan lebih untung 🙂

Kesimpulan Biaya :

List Biaya

About Me

Here I'll share my knowledge, discovery and experience related to my hobby and work. Most articles on this site are related to my travelling experiences More

Want to subscribe?

 Subscribe in a reader Or, subscribe via email:
Enter your email address:  
Memorizing Like an Elephant