Archive for October 15th, 2012

Tips dan Advice Jual Beli Mata Uang Asing

Monday, October 15th, 2012

Tips dan advice ini hanya share-share pengalaman saya saja ya, jika ada yang punya pengalaman lebih oke, bisa dishare juga disini atau sent email ke aris_kir@yahoo.com nanti saya posting beserta nama anda. Cekiprit

1. Ada 2 tempat umum untuk melakukan transaksi valuta asing, jual beli, yaitu bank atau money changer.

2. Sebelum ke dua tempat tersebut akan lebih baik jika kita mengetahui perbedaan money changer dan bank valas. Contoh : untuk pembelian mata asing di bank valas ( re : bank umum juga melayani transaksi ini seperti bca, bni, bri dan lainnya) kita diharuskan menandatangani surat di atas materai Rp 6.000,-  dan transaksi maksimal 100.000 untuk kurs mata uang asing selama satu bulan. Money changer tidak ada pembatasan seperti ini, mungkin untuk mencegah pencucian uang atau lost rate perbankan.

3. Cek nilai tukar di beberepa situs website bank untuk mendapatkan gambaran real angka kurs yang berlaku, biasanya harga yang tertera di website  tidak jauh berbeda dengan yang ada real saat transaksi.

4. Selisih kurs 10-100 maupun diatasanya sangat berpengaruh  misal : harga kurs jual bank a : Rp 8.000,-/ 1 SGD sementara kurs jual di bank b Rp 7.800/ 1 SGD, Jika transaksi kita 1000 SGD, selisih margin antara bank a dan bank b sekitar Rp 200.000,-. Jumlahyang tidak sedikit bukan?

5. Selanjutnya kita datang di bank  atau money changer yang dituju, tanyakan kurs yang berlaku, jika tidak terlalu berbeda dengan harga wesbsite, ambil no antrian atau mau keliling-keliling dulu ke bank lain buat nyari kurs yang cocok, boleh aja hehehe. Untuk transaksi di atas 10.000 usd biasanya ada privilege dalam rate kurs.

6. Proses transaksi tergantung tingkat transaksi di bank atau money changer tersebut. Biasanya ga lebih lama dari 15menit. Ya, potential lost transaksi juga bagi perbankan atau money changer jika transaksinya lama. Semakin cepat beres semakin cepat banyak juga transaksi yang dilayani. Kecuali tempatnya bener-bener sepi transaksi, patut diwaspadailah.

6. Mintalah amplop agar uang tidak tercecer dan tidak lecek apalagi terlipat. Mata uang tertentu biasanya tidak diterima apabila dalam kondisi rusak, seharusnya mata uang indoneisia juga begitu

 Berdasarkan pengalaman penulis

About Me

Here I'll share my knowledge, discovery and experience related to my hobby and work. Most articles on this site are related to my travelling experiences More

Want to subscribe?

 Subscribe in a reader Or, subscribe via email:
Enter your email address:  
Memorizing Like an Elephant