[26 DESEMBER 6 tahun yang lalu..]

Written on December 28, 2010 – 10:03 pm | by Aris Rinaldi | tags , , |

Masih sangat jelas dalam ingatan saya, setiap detil kejadian pada hari itu, hari yang sangat kelam, INDONESIA, khusus nya Aceh di timpa bencana yang maha dashyat.
Hari itu. 26 desember 2004

Pukul 08.00 (JL.A.R hakim gang kolam no.59, MEDAN)
Saya tersentak bangun karena abang saya yang sedang main PS tiba2 ngomel
“de, jangan goyang-goyang lah, aku lagi main ni”
Saya bingung, jarak tempat tidur ke posisi dia ga memungkinkan buat merasakan goncangan yang saya buat dan saya juga tidak merasa telah membuat goncangan.
Dan tiba-tiba..
Orang tua saya berteriak dari luar.”GEMPA-GEMPA!!”
Secara spontan kita berdua lari keluar rumah.
Gempa pada saat itu lumayan lama dan kuat.( Saya lupa berapa skala ritcher).

Pukul 10.00
Setelah gempa itu saya segera packing untuk berlibur ke Aceh. Saat itu ayah saya masih menjadi salah satu karyawan perusahaan swasta di lhokseumawe,Aceh. Jadi sering PP Aceh-medan.
Setelah selesai berkemas, saya, ayah dan adik saya menuju terminal sedangkan abang dan ibu saya stay di medan. Sesampainya di terminal, supir beserta orang2 yang ada disana keliatan panic, katanya Aceh banjir, jadi tidak bisa menempuh perjalanan kesana. Namun setengah jam kemudian, tiba2 semua nya berubah dan perjalanan tetap di teruskan.

pukul 11.00
Bus berangkat menuju Aceh, waktu itu saya masih duduk di kelas 2 SMP dan adik saya masih duduk di kelas 2 SD. Awal perjalanan terasa biasa saja, namun di suatu daerah(saya lupa nama daerah nya). Saya melihat rumah-rumah hancur, kondisi daerah itu berantakan dan saya melihat sebuah Mesjid yang berdiri kokoh dan didalam nya banyak orang yang berlindung, banyak yang sholat dan berdoa.
Dan bus kami tumpangi mulai mengurangi kecepatan, karena kawasan itu sedang kacau, banyak orang yang naik ke bus untuk meminta sumbangan. Sesungguh nya waktu itu saya belum tau apa yang sebenarnya terjadi.

pukul 15.00
Setelah melewati kawasan itu, tiba2 bus yang kami tumpangi mogok!!
Ternyata bus mengalami kerusakan dan tidak dapat beroperasi sampai tujuan. Seisi bus terpaksa keluar dan menunggu bus selanjut nya datang.

pukul 18.00 (komplek perumahan PT.AAF)
Setelah menumpangi bus yang kedua kami (saya, adik dan ayah saya) akhirnya sampai di tempat tujuan.
Tapi. Lagi-lagi kami kurang beruntung, komplek Perumahan saat itu dalam keadaan Gelap gulita, tidak ada penerangan satu pun. Tidak ada kendaraan yang beroperasi saat itu serta tidak ada sinyal sama sekali.
Ayah pun bingung dan Akhirnya kami ber-3 menuju mes dengan jalan kaki.

pukul 21.00
Sampai di mes Kompleks. Hanya ada beberapa temen ayah disana. Keadaan masih tanpa listrik dan tanpa sinyal. Dan ayah menyuruh kami untuk istirahat.

Keesokan Harinya
Di semua siaran TV menyiarkan tentang apa yang terjadi kemarin di Bumi Serambi Mekkah.
Astaghfirullah, ayah dan teman2 tidak berkedip melihat apa yang siarkan TV. Telah terjadi Bencana Tsunami di Bumi serambi mekkah yang menewaskan ratusan ribu orang, serta korban hilang yang tak terhitung banyaknya. Begitu kira-kira yang disampaikan oleh reporter disalah satu station TV swasta.
Dan kami baru sadar, gempa yang kami rasakan di Medan kemarin adalah dampak dari gempa yang dirasakan di Aceh yang mengakibatkan terjadinya Bencana Tsunami.
Ketika ada sinyal, serbuan SMS dan pesan Veronica masuk ke HP ayah saya, tidak lain itu sebagian besar pesan teks dan pesan suara dari ibu saya di Medan yang sangat mengkhawatirkan kami, ternyata berita tentang Bencana itu telah di siarkan dari kemarin. Sebagian lainnya dari saudara-saudara dan teman-teman ayah, yang isi nya hampir sama, menanyakan tentang bagaimana keadaan kami.

Dan dalam sekejap,
Aceh, my chillhood town, telah berubah, semua rata dengan tanah, tak ada lagi keindahan, tak ada lagi kegembiraan dari warga aceh. Semua berubah 180 derajat.
Astaghfirullah’al azim..

Tiga hari saya berada di Aceh sebelum akhirnya pulang kembali ke Medan, banyak hal yang saya lihat, banyak pelajaran yang saya petik, banyak pengalaman yang saya dapat.

*dari kejadian ini, MARILAH KITA MENGENANG, MERENUNG SEJENAK, DAN SEGERA MEMPERBAIKI DIRI MENJADI HAMBA-NYA YANG JAUH LEBIH BAIK*

Penulis : Ade Sandria( Statistika Unpad 2009, Adik Saya)

 

Related Posts

Put your related posts code here

  1. 3 Responses to “[26 DESEMBER 6 tahun yang lalu..]”

  2. By ptz ip camera on Jan 17, 2011 | Reply

    woot, thank you! I’ve finally came across a website where the owner knows what they’re talking about. You know how many results are in Google when I check.. too many! It’s so annoying having to go from page after page after page, wasting my day away with tons of owners just copying eachother’s articles… ugh. Anyway, thankyou for the information anyway, much appreciated.

  3. By saya on Jan 18, 2011 | Reply

    nice share
    keep posting

  1. 1 Trackback(s)

  2. Dec 31, 2010: Praba Nyoba Ngeblog

Post a Comment

About Me

Here I'll share my knowledge, discovery and experience related to my hobby and work. Most articles on this site are related to my travelling experiences More

Want to subscribe?

 Subscribe in a reader Or, subscribe via email:
Enter your email address:  
Memorizing Like an Elephant