Tikus dan Padi
Friday, April 30th, 2010” tikus mati di lumbung padi”
” ga ada padi gabah pun jadi”
“tikus saling tikam di lumbung padi”
Just Aris Weblog
” tikus mati di lumbung padi”
” ga ada padi gabah pun jadi”
“tikus saling tikam di lumbung padi”
Ucapan Selamat dari Kaskus :
Hallo aris_kir,
Kami dari Kaskus – The Largest Indonesian Community mau mengucapkan Selamat Ulang Tahun untuk anda di hari yang spesial ini!
Semoga panjang umur, sehat dan selalu dilimpahkan rejeki.Kaskus Network
www.kaskus.us
Dari Yuwie :
We just wanted to take a minute to wish you a happy birthday. We hope you have a great day, and a blessed year!
The Yuwie Team
http://www.yuwie.com
Ym dari Melisa Zelanda :
Happy bday. Wish you all the best kak ariiisss
SMS
dari My sister
Kami mengucapkan selamat ultah yang ke 22 semoga panjag umur, selalu sehat , tambah dewasa, semoga berhasil dalam meraih cita2. Walaupun tidak memberi kado doa kami selalu menyertaimu.
dari Mama
sudah bangun anaknya selamat ulang tahun semoga tambah dewasa dan sukses dalam segala amin dan lebih sabar
dari Ayah
selmat hut semoga sukses dan tercapai cita cita amin
dari Dinda UKA 09
Bang aris happy birthdaaaay :0 semoga panjang umur yang bang, sukses dunia akhirat amiin. Traktir2 uka dong baang hehehe
dari Adit Si 06
Hadiah ulang tahun dong.Pulsa
dari Thoro Si 06
Ariis….Met ultah yah…Gw tunggu di sipil gak datang2 lu…Hahaha..Makan2 ris
dari Dwi Si 06
Happy birth day yaa..wish u all the best..
Sukses slalu..
^_^
Dwi
Dari Yoseph Si 06
Kul, ultah ga blg2 lu
dasar…hepi bday yah
Wish ol d best
Dari Ghani si 06
Ris, selamat ulang taun. semoga sisa usianya penuh berkah dan dilancarin semua urusan dancita2nya. Amin
From Facebook :
huff..capek juga printscreennya cukup aja deh
trims tralala semuanya….
Angkutan = barang-barang (orang-orang dsb) yang di bawa
Bagasi = gerbong kereta api tempat memuat barang-barang
Balai = gedung, kantor, rumah di lingkungan kerja pejabat KA
Barang = segala sesuatu yang berwujud atau berjasad (tidak bernyawa)
Bea = biaya, ongkos
Bel = lonceng
Blok = Sinyal yang berfungsi sebagai pembatas antara satu petak jalan dengan petak jalan lainnya
Bordes = Wilayah keluar masuknya penumpang dari dan ke kereta api
Depo = tempat menyimpan dan merawat sarana kereta api
Distrik = Bagian yang bertugas mengurusi prasarana kereta api
Divisi = bagian dari suatu perusahaan besar
Emplasemen = tempat terbuka atau tanah lapang yang disediakan untuk jawatan atau satuan bangunan (tanah lapang didekat stasiun untuk keperluam jawatan KA)
Gandar = sumbu, poros
Generator = pembangkit tenaga (listrik, uap, dsb)
Gerbong = wagon kereta api (untuk barang)
Grafik = Gambaran untuk memperjelas maksud dari suatu data atau tabel
Kabus = diambil dari bahasa Inggris : Caboose, tempat untuk kru KA barang
Karcis = surat kecil (carik kertas khusus) sebagai tanda telah membayar ongkos
Kecepatan = waktu yang digunakan untuk menempuh jarak tertentu
Kereta api = kendaraan yang biasanya terdiri atas beberapa gerbong dan atau kereta yang dirangkaikan, berjalan di atas rel, dan ditarik oleh lokomotif atau masing-masing gerbong dan atau keretanya memiliki pengerak sendiri
Kerikil = butiran batu lebih besar drpd pasir dan lebih kecil drpd kerakal
Ketel = tangki di kapal, lokomotif, dsb untuk memanaskan air yang tenaga uapnya dipakai menggerakkan mesin
Kompartemen = bagian yang terpisah berfungsi untuk keperluan khusus (tidur, tempat kru, dsb)
Kondektur = pemimpin perjalanan di suatu kereta api yang mempunyai hak untuk memeriksa tiket penumpang dan bertanggung jawab atas pelayanan di dalam KA
Kopel = berpasangan, bergandengan (saling berhubungan)
Kricak = batuan kecil seperti kerikil
Langsir = mengatur sambil menggandengkan gerbong / kereta kereta api, berjalan mondar-mandir
Lokomotif = kepala kereta api (yang menarik gerbong / kereta kereta api)
Masinis = orang yang menjalankan atau melayani mesin (di kapal, lokomotif, dsb), juru mesin
Muatan = barang yang diangkut dengan kendaraan
Pantograf = konstruksi baja berpenghantar yang dipasang di atas kereta api listrik, gunanya utk mengalirkan arus listrik ke motor-motor kereta api itu
Penumpang = orang yang menumpang atau orang yang naik (kapal, kereta, dsb)
Percuma = cuma-cuma, gratis
Peron = pelataran (halaman) pada stasiun kereta api, tempat penumpang menunggu atau tempat turun naik dari kereta
Petak = ruang jalan rel di antara dua sinyal
Prama = pramugara kereta api
Prami = pramugari kereta api
Reglemen = aturan (peraturan) yang harus ditaati oleh anggota (kelompok atau masyarakat)
Rel = besi batang untuk landasan jalan kereta api
Rem = alat untuk memperhatikan kisaran roda, agar dapat berhenti
Semboyan = tanda atau alamat untuk memberitahukan sesuatu (misal: bendera, lambaian, nyala api, bunyi kentungan)
Sepur = kereta api
Sinyal = tanda isyarat (lampu merah, larang parkir, dsb)
Stasiun = tempat tunggu bagi calon penumpang kereta api, tempat pemberhentian kereta api, dsb
Tabel = daftar berisi ikhtisar sejumlah fakta informasi yang biasanya hanya berupa nama dan bilangan yang tersusun secara bersistem urut ke bawah dalam lajur tertentu dengan garis pembatas, sehingga dapat dengan mudah disimak
Tablo = pertunjukan lakon tanpa gerak atau tanpa dialog
Teknik = pengetahuan dan kepandaian membuat sesuatu yang berkenaan dengan hasil industri (bangunan, mesin, dsb)
Teknisi = ahli teknik
Telegram = berita yang dikirim dengan telegrap, mengetuk kawat
Telegrap = pesawat untuk mengirim berita cepat ke tempat yang jauh (dgn kawat dan kekuatan listrik)
Teleks = alat yang dapat meneruskan pengetikan sesuatu ke tempat yang jauh tanpa ada alat penghubung, biasa disebut alat tulis jauh
Telepon = pesawat dengan listrik dan kawat, untuk bercakap-cakap antara dua orang yang berjauhan tempatnya
Tiket = karcis kapal, pesawat terbang, kereta api, dsb
Tuslah = tambahan pembayaran (karcis kereta api, dsb)
Wesel = konstruksi batang-batang rel kereta api yang bercabang (bersimpangan) tempat memindahkan jurusan jalan kereta api
sumber : http://www.gm-marka.web.id/f9/arti-kata-kata-kereta-api-412/
Perjalanan dalam udara dingin musim gugur ke daerah pegunungan di Katsuragawa yang terletak sekitar 30 kilometer dari Kyoto adalah perjalanan yang menyajikan keindahan alam Jepang. Jalan menanjak berliku dihiasi pepohonan momiji yang daunnya mulai memerah cerah di sepanjang jalan. Kabut meliputi puncak-puncak gunung dan hutan pinus lalu berakhir di sebuah lembah hijau. Rumah tradisional Jepang beratap rumbia tebal masih tampak di sana-sini dengan tamannya yang khas seakan bersatu dengan alam. Itulah awal perjumpaan saya dengan Rustono (41), sang Raja Tempe, sebagaimana teman-teman Jepang menyebutnya. Di kawasan desa yang indah inilah konotasi yang menyepelekan tempe, seperti sebutan bangsa tempe atau mental tempe, sirna. Dari sinilah tempe mulai dikenal dan merambah hampir ke seluruh Jepang. Kemasan seberat 200 gram dengan label Rusto’s Tempeh bergambar ilustrasi suasana kehidupan kampung di Jawa tersebar di berbagai toko swalayan di Jepang.
Sebuah rumah tradisional Jepang, cagar budaya yang telah berusia dua abad, adalah tempat perjanjian saya bertemu dengan Rustono. Ketika kaki mulai melangkah memasuki gerbang kayu di halaman berpagar bambu, terdengar tiupan saksofon sopran yang mendendangkan lagu ”Going Home” dari Kenny G. Rupanya sang raja sedang asyik melantunkan lagu penuh kerinduan yang menghanyutkan itu dengan duduk santai di batu besar di tengah taman di bawah rindangnya pohon momiji, ditingkah suara gemercik sungai jernih yang membelah desa, ditemani sang istri di sampingnya.
Selengkapnya : http://www.kaskus.us/showthread.php?p=171779491#post171779491
Paypal : $ 6.42
Libertyreserve : $ 0.19
Nice KK
Dear Aris Rinaldi,
Berikut kami informasikan kontes SEO di adakan kembali, kontes SEO kali ini diselenggarakan oleh Outofindonesia.com yang bertujuan untuk menggairahkan dunia online marketing dengan basis masyarakat sebagai motor penggerak export di Indonesia.
Kepada segenap pelaku dan profesional bisnis online dan internet marketer Indonesia, kami mengajak Anda semua untuk mengikuti SEO Game 2010.
Target kata kunci pada kontes SEO kali ini adalah “ Indonesia Furniture Handicraft Wholesale Marketplace “
Pendaftaran tgl. 26 April 2010 – 26 Juli 2010. Pengumuman tgl. 27 Juli 2010, dengan total hadial lebih dari Rp. 26.000.000,- Daftarkan segera! dan selamat berjuang!
Informasi lebih lengkap klik di contest.outofindonesia.com
Daftarkan segera! dan selamat berjuang!
Seoul (ANTARA) – Sebanyak dua pelaut Indonesia dipandang telah menjadi pahlawan bagi Korea Selatan setelah keduanya, beserta lima pelaut Korea Selatan yang mengawaki kapal ikan mereka, tewas tenggelam di perairan barat negara ini.
Jenazah dua pelaut itu, Lambang Nurcahyo (36) sudah ditemukan namun satu lainnya, Yusuf Harefa (35) hingga kini masih hilang setelah kapal ikan mereka, Geumyang No. 98, tenggelam akibat bertabrakan dengan sebuah kapal kargo Kamboja.
Kapal ikan dengan dua awak pelaut RI itu ketika itu sedang turut dalam operasi pencarian korban-korban tenggelamnya kapal AL Korsel Cheonan, yang diperkirakan dihantam torpedo Korea Utara , 20 hari lalu.
Surat kabar Korea Times hari Kamis (22/4) dalam tajuk rencananya menyesalkan sikap Presiden Korsel Lee Myung-bak yang Senin lalu lewat pesan nasionalnya menyebutkan nama masing-masing dari 46 anggota AL Korsel yang tewas di kapal Cheonan, namun tanpa menyebutkan sama sekali nama tujuh awak kapal Geumyang No. 98.
“Seperti para pelaut AL yang gugur itu, para nelayan Geumyang itu juga merupakan pahlawan-pahlawan yang telah mengambil risiko nyawa mereka untuk menyelamatkan korban-korban pelaut AL tersebut,” kata Korea Times.
Meski demikian, menurut surat kabar tersebut, Pemerintah Korsel lewat Kedutaan Besar Korsel di Jakarta telah menghubungi keluarga-keluarga kedua pelaut tersebut .
Korsel telah menyampaikan penyesalan mendalam atas terjadinya tragedi itu. Pemerintah Korsel pun telah menyatakan akan memberikan santunan baik kepada awak kapal Korsel maupun Indonesia dengan perlakuan setara sesuai undang-undang.
Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Korsel, Yu Mung-hwan, telah pula menyampaikan rasa simpatinya kepada dua pelaut Indonesia yang menjadi korban, dan telah menulis surat sehubungan dengan tragedi tersebut kedua keluarga para korban.
Dalam akhir tajuknya, Korea Times mengingatkan pemerintah setempat bahwa rakyat Indonesia mengamati apa yang sedang dilakukan Korea dan rakyat Korea untuk orang-orang sebangsa mereka. Ditegaskan, kini saatnya Korea menunjukkan bahwa negara ini sungguh teman baik Asia.
Dalam catatan, dua pelaut Indonesia yang menjadi korban itu merupakan bagian dari lebih kurang 500.000 atau sekitar 0,56 persen dari total tenaga kerja Indonesia.
Fakta itu menunjukkan kedua negara memiliki hubungan yang cukup kuat dalam sektor Industri terutama karena banyaknya TKI dari Indonesia yang memberi sumbangan bagi pengembangan industri Korsel.
sumber : http://id.news.yahoo.com/antr/20100422/tpl-dua-pelaut-ri-jadi-pahlawan-di-korse-cc08abe.html