Tugu NKRI di Pulau Miangas…

Written on December 29, 2008 – 3:37 pm | by aris rinaldi | tags , , , , , |

picture-1128Miangas adalah pulau terluar Indonesia yang terletak dekat perbatasan antara Indonesia dengan Filipina. Pulau ini termasuk ke dalam desa Miangas, kecamatan Nanusa, Kabupaten Kepulauan Talaud, provinsi Sulawesi Utara, Indonesia. Miangas adalah salah satu pulau yang tergabung dalam gugusan Kepulauan Nanusa yang berbatasan langsung dengan Filipina. Pulau ini merupakan salah satu pulau terluar Indonesia sehingga rawan masalah perbatasan, terorisme serta penyelundupan. Pulau ini memiliki luas sekitar 3,15 km². Jarak Pulau Miangas dengan Kecamatan Nanusa adalah sekitar 145 mil, sedangkan jarak ke Filipina hanya 48 mil. Pulau Miangas memiliki jumlah penduduk sebanyak 678 jiwa (2003) dengan mayoritas adalah Suku Talaud. Perkawinan dengan warga Filipina tidak bisa dihindarkan lagi dikarenakan kedekatan jarak dengan Filipina.

Belanda menguasai pulau ini sejak tahun 1677. Filipina sejak 1891 memasukkan Miangas ke dalam wilayahnya. Miangas dikenal dengan nama La Palmas dalam peta Filipina. Belanda kemudian bereaksi dengan mengajukan masalah Miangas ke Mahkamah Arbitrase Internasional. Mahkamah Arbitrase Internasional dengan hakim Max Huber pada tanggal 4 April 1928 kemudian memutuskan Miangas menjadi milik sah Belanda (Hindia Belanda). Filipina kemudian menerima keputusan tersebut.

Walaupun secara de jure pulau ini  milik pemerintah Indonesia. Akan tetapi kehidupan sosial-skonomi masyarakat di pulau ini masih lebih dekat dengan Filipina. Pulau ini juga lebih dekat ke Davao, Filipina, dengan jarak tempuh hanya 78 mil. Sedangkan ke Manado, ibu kota Sulut, harus menempuh perjalanan 259 mil.

Karena itu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, masyarakat lebih mudah dan murah membeli dari wilayah Filipina. Bahkan uang yang mereka pergunakan umumnya adalah peso. Ditambah lagi, batas landas kontinen dan batas wilayah laut hingga kini belum ada kesepakatan antara pemerintah Republik Indonesia dan Filipina. Meskipun sudah ada keputusan dari arbitrase Internasional namun masalah ini sangat rentan. Kita tentunya tidak ingin melihat kasus Sipadan dan Ligitan edisi kedua kan. Kita ngaku-ngaku punya Sipadan dan Ligitan akan tetapi akhirnya jadi milik Malaysia. Mungkin dengan  adanya tugu NKRI di daerah  tersebut dapat menjadi suatu simbol bahwa Indonesia memegang penuh atas kedaulatan pulau tersebut.

 

Related Posts

Put your related posts code here

  1. No Responses to “Tugu NKRI di Pulau Miangas…”

  2. By ghani on Dec 30, 2008 | Reply

    yep,
    hrs bangun sistem transportasi yg bgs nih…
    saatnya membuktikan klo insinyur sipil juga pemersatu tanah air

  3. By aris rinaldi on Dec 30, 2008 | Reply

    transporatasi laut terutama…
    klo mereka mw ke ibukota kecamatan
    membutuhkan waktu berhari2
    saatnya insinyur sipil jadi pemersatu bangsa
    that’s right gan

  4. By silenceraloner on Dec 31, 2008 | Reply

    betul banget bro, jgn biarkan mereka jadi orang2 yg terabaikan di negaranya sendiri.

    Bwt, Miangas…
    Maafkan saya karena blum bisa berbuat apa2..

Post a Comment

About Me

Here I'll share my knowledge, discovery and experience related to my hobby and work. Most articles on this site are related to my travelling experiences More

Want to subscribe?

 Subscribe in a reader Or, subscribe via email:
Enter your email address:  
Memorizing Like an Elephant